Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SDN Kaloran Kidul Kota Serang

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Fajri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serang - Suasana riang dan penuh semangat terlihat pada hari Sabtu, 3 Mei 2025 di SDN Kaloran Kidul saat kegiatan edukasi pencegahan kekerasan seksual dilaksanakan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri dari Jurusan Pendidikan Non Formal Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan Yayasan Kakak Aman Indonesia.
Dengan pendekatan yang ramah anak, edukasi diberikan melalui metode yang menyenangkan, seperti dongeng, bernyanyi bersama, dan permainan edukatif. Metode ini membuat anak-anak terlihat sangat antusias dan aktif berpartisipasi sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan dengan seksama, tetapi juga menunjukkan keberanian untuk bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para fasilitator mahasiswa.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga diri dari kekerasan seksual. Salah satu hasil nyata dari kegiatan ini adalah anak-anak mampu menyebutkan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, serta mengetahui kepada siapa mereka harus bercerita jika merasa tidak nyaman atau terancam.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Anak-anak jadi lebih sadar akan hak tubuh mereka, dan tahu bahwa mereka berhak berkata tidak ketika merasa tidak nyaman,” ujar salah satu guru SDN Kaloran Kidul yang turut mendampingi kegiatan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan belajar yang aman dan ramah anak, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah kekerasan seksual sejak dini. Mahasiswa dan pihak Kakak Aman Indonesia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya demi menciptakan generasi yang berani melindungi diri dan saling menjaga.
