Konten dari Pengguna

Meningkatkan Keterampilan Membaca pada Anak Usia Dini

falahsifah3
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
4 Desember 2022 10:46 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulisan dari falahsifah3 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
sumber: milik pribadi
zoom-in-whitePerbesar
sumber: milik pribadi
ADVERTISEMENT
Masa anak adalah masa yang paling tepat untuk dikembangkan aspek perkembangannya. Karena masa ini merupakan masa keemasan atau yang lebih dikenal dengan masa golden age.
ADVERTISEMENT
Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang anak. Kemampuan tersebut harus terus dikembangkan pada anak untuk meningkatkan kemahirannya dalam membaca. Menurut Tarigan (2015:7) membaca adalah suatu kegiatan yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang ingin disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis. Joyce, Weil & Calhoun (2011) mengatakan bahwa anak usia dini perlu belajar membangun kemampuan literasi atau bahasa secara alamiah. Maka dari itu perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan literasi anak. Literasi anak usia dini merupakan kemampuan yang berkaitan dengan membaca, menulis, menyimak dan berbicara.
Salah satu keterampilan yang dimiliki anak adalah keterampilan bahasa. Keterampilan bahasa adalah keterampilan berkomunikasi. Dalam hal ini keterampilan bahasa menekankan pada empat aspek keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Keempat aspek tersebut sama-sama memiliki peranan yang sangat penting. Namun, dalam kehidupan sehari-hari aspek membaca lebih diperlukan. Oleh sebab itu membaca merupakan bagian yang utama yang harus dimiliki anak.
ADVERTISEMENT
Lalu, mengapa meningkatkan kemampuan membaca sejak usia dini itu sangat penting? Seperti yang sudah di katakan sebelumnya, membaca merupakan kemampuan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Keterampilan membaca itu adalah kemampuan yang mendasari kemampuan berikutnya. Dengan membaca seorang anak akan memperoleh informasi, memperoleh ilmu dan pengetahuan serta pengalaman-pengalaman baru. Mampu membaca dengan baik merupakan salah satu kunci sukses dalam pendidikan dan merupakan dasar untuk menguasai berbagai bidang studi. Jika anak pada usia sekolah dini tidak memiliki kemampuan membaca, maka anak akan mengalami kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi pada kelas-kelas berikutnya.
Menurut Solehuddin, dkk (2001:7.75) ada empat tahap dalam membaca, yakni:
1. Tahap membaca pemula (beginning Reader), dalam tahap ini anak senang melihat tulisan dan senang apabila orang lain membacakan cerita untuknya;
ADVERTISEMENT
2. Pembaca tumbuh (Emergent Reader), dalam tahap ini anak belajar bahwa tulisan adalah cara yang konsisten untuk menyatakan sebuah cerita atau informasi lainnya;
3. Pembaca awal (Early reader), dalam tahap ini anak mengenali beberapa kata mengetahui banyak tentang membaca, dan membaca tulisan lainnya;
4. Pembaca ahli (Fluent Reader), tahap ini adalah tahap dimana anak dapat mengoreksi sendiri bacaannya untuk mendapatkan arti yang benar atau sesungguhnya.
Dalam usaha meningkatkan keterampilan membaca pada anak usia dini, tentunya kita harus membuat pembelajaran semenarik mungkin, yang membuat anak senang dan tidak merasa bosan. Pembelajaran untuk anak usia dini wajib menggunakan media atau alat yang menarik dan kita harus membuat lingkungan anak penuh dengan bacaan. Misalnya dengan membuat ruang membaca, membuat perpustakaan mini di kelas atau di rumah, menempel berbagai gambar yang berupa tulisan di dinding, pintu, dll.
ADVERTISEMENT
Berikut ini berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengajarkan kegiatan membaca kepada anak:
1. Membaca buku cerita bergambar
2. Mengajak anak bermain mencari huruf
3. Mengenalkan anak huruf kemudian meminta kepada anak untuk menuliskan kembali huruf atau kata yang telah didengar anak
4. Ajak anak bermain mencari kata
5. Ajak anak bermain memasangkan gambar dengan tulisan.
Selain untuk memperoleh informasi, memperoleh ilmu dan pengetahuan, membaca juga mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
1. Fungsi intelektual,
Dengan banyak membaca anak dapat meningkatkan kadar intelektualitasnya.
2. Fungsi pemacu kreativitas
Dengan banyak membaca kreativitas anak berkembang, sebab anak akan mempunyai banyak informasi yang membuat daya pikirnya, imajinasinya, dan kreativitasnya meningkat. Membaca akan mendorong, dan menggerakkan diri anak untuk berkarya,
ADVERTISEMENT
3. Fungsi informatif
Dengan banyak membaca anak akan mendapatkan informasi lebih mudah dan cepat
4. Fungsi rekreatif.
Disini membaca mempunyai fungsi sebagai upaya menghibur hati. Membaca akan membuat anak senang dan bahagia.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa anak usia dini harus diajarkan untuk membaca.sebab membaca adalah adalah salah satu keterampilan yang paling penting. Dan untuk meningkatkan keterampilan membaca pada anak diperlukan metode tertentu, yaitu dengan cara harus kreatif, menggunakan media yang menarik dan tidak membosankan. Sehingga nantinya anak akan mudah menerima atau menangkap apa yang disampaikan.