Satu Langkah, Banyak Cerita: Meriahnya MASTAMA, Maha Santri Sabilussalam

Mahasiswa UIN Jakarta Fakultas Syari'ah dan Hukum Prodi Hukum Keluarga
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Faliq zulham Safa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi mahasiswa sekaligus santri tentu menjadi perjalanan baru yang penuh dengan cerita. Untuk menyambut perjalanan tersebut, Pesantren Luhur Sabilussalam mengadakan kegiatan Masa Ta'aruf Mahasiswa Santri atau MASTAMA. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang perkenalan bagi para mahasantri baru, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berproses, membangun kebersamaan, hingga menampilkan kreativitas.
MASTAMA dimulai dengan kegiatan pembukaan yang menjadi awal berkumpulnya para mahasiswa santri. Dari yang sebelumnya belum saling mengenal, perlahan mulai terjalin komunikasi dan kebersamaan. Setiap mahasantri datang dengan latar belakang, karakter, dan cerita yang berbeda, tetapi dipertemukan dalam satu tempat untuk memulai perjalanan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi yang penting sebagai bekal menjalani kehidupan sebagai mahasiswa sekaligus santri. Salah satunya adalah materi tentang keorganisasian. Melalui materi ini, para mahasantri diperkenalkan tentang pentingnya bekerja sama, bertanggung jawab, serta aktif dalam membangun lingkungan yang baik.
Tidak hanya itu, terdapat pula materi tentang kemasyarakatan. Sebagai mahasiswa dan santri, seseorang tidak hanya dituntut untuk memiliki ilmu, tetapi juga harus mampu hidup dan berkontribusi di tengah masyarakat. Materi ini menjadi pengingat bahwa ilmu yang dimiliki nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.
Materi tentang kepesantrenan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian MASTAMA. Kehidupan di pesantren memiliki nilai-nilai yang perlu dijaga, mulai dari kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian, hingga semangat dalam menuntut ilmu. Melalui kegiatan ini, para mahasantri semakin mengenal lingkungan dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan di Pesantren Luhur Sabilussalam.
Selain mendapatkan berbagai materi, MASTAMA juga menghadirkan sharing session. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman, cerita, dan pandangan. Suasana yang lebih santai membuat para mahasantri dapat saling mengenal lebih dekat sekaligus mengambil pelajaran dari pengalaman yang dibagikan. Sharing session menjadi salah satu momen yang mempererat kebersamaan karena dari setiap cerita, ada pengalaman dan motivasi yang bisa menjadi bekal dalam menjalani kehidupan sebagai mahasiswa santri.
Namun, MASTAMA bukan hanya tentang duduk mendengarkan materi. Ada banyak momen kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung. Mulai dari berkumpul bersama kelompok, saling mengenal, bekerja sama, mengikuti sharing session, hingga menciptakan cerita-cerita sederhana yang mungkin akan selalu dikenang.
Puncak keseruan MASTAMA terasa pada malam terakhir melalui kegiatan pentas seni. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitas dan penampilan terbaik mereka. Beragam penampilan hadir di atas panggung, membawa suasana meriah sekaligus menjadi bukti bahwa setiap kelompok memiliki kekompakan dan keunikan masing-masing.
Tawa, tepuk tangan, dan sorak semangat menjadi bagian dari malam terakhir tersebut. Pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi para mahasantri untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, dan kekompakan yang telah dibangun selama mengikuti MASTAMA.
Dari pembukaan, penyampaian materi tentang keorganisasian, kemasyarakatan, dan kepesantrenan, hingga sharing session dan pentas seni, setiap rangkaian kegiatan memiliki cerita tersendiri. Ada ilmu yang didapatkan, pengalaman yang dibagikan, teman-teman baru yang dikenal, serta kebersamaan yang perlahan tumbuh.
Satu langkah mungkin menjadi awal perjalanan, tetapi dari satu langkah itu lahirlah banyak cerita. MASTAMA bukan sekadar masa ta'aruf, melainkan awal dari perjalanan para mahasiswa santri untuk belajar, bertumbuh, berbagi, berkarya, dan berjalan bersama dalam keluarga besar Pesantren Luhur Sabilussalam.
