Konten dari Pengguna

Tips Menghadapi Jatuh Bangun Merintis Usaha ala Nilam Sari.

Fanni Dwi Abriyanti

Fanni Dwi Abriyanti

Mom with 2 cute Daughter, who likes Cooking, Eat and Photography

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fanni Dwi Abriyanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Banyak Jalan menuju Roma", Pepatah yang berasal dari sejarah Kekaisaran Romawi ini rasanya tepat untuk menggambarkan kisah inspiratif yang dibagikan mbak Nilam Sari kepada member Komunitas ISB melalui online zoom meeting tanggal 21 Mei 2026 lalu.

Tips Menghadapi Jatuh Bangun Merintis Usaha ala Nilam Sari.
zoom-in-whitePerbesar

Mbak Nilam Sari, sekilas nama ini terdengar tidak familiar termasuk saya yang tidak begitu familiar dengan nama ini, tapi begitu disebutkan sebagai founder Kebab Baba Rafi, barulah saya familiar.

Siapa sih yang tidak kenal dengan Kebab Baba Rafi?? banyak banget outlet Baba Rafi ketika lagi jaya-jayanya saat itu. Dan Mbak Nilam Sari sebagai founder Kebab Baba Rafi menjadi narasumber untuk mengisi #ISBWorkshop 21 Mei 2026 lalu, berbagi pengalamannya terkait membangun bisnis waralaba atau yang kita kenal dengan franchise.

Nama Anak Pembawa Rezeki

Mbak Nilam, bercerita bagaimana memulai bisnis Kebab Baba Rafi pada awalnya. Brand Kebab Baba Rafi dirintis mbak Nilam ketika berusia 19 tahun.

Sempat berkuliah, namun Mbak Nilam tidak menemukan passion sebagai mahasiswi yang hanya duduk di kelas, mendengarkan dosen. Dirinya lebih memilih terjun langsung ke lapangan.

Singkat cerita, mbak Nilam menikah muda di saat berusia 19 tahun, kemudian hamil dan mempunyai anak yang diberi nama Rafi.

Di sela-sela kegiatan sebagai ibu rumah tangga, Mbak Nilam mencoba peruntungan hidup dengan membuka usaha.

Pengalaman selama di Qatar saat hendak mengunjungi Mertua yang kerja di Qatar, membuat mbak Nilam terinspirasi untuk membuka usaha Kebab. Saat itu beliau melihat Kebab di Qatar sebagai makanan yang unik dan cocok dijadikan ide bisnis di Indonesia.

Sekembalinya ke tanah air, dengan bermodalkan uang Rp. 4.000.000, mbak Nilam pun mulai membuka usaha Kebab yang pertama dengan brand sendiri.

Walau tidak memiliki kemampuan masak, namun mbak Nilam punya cara lain dengan menggandeng tetangganya yang bisa masak untuk membuat Kebab dengan rasa yang cocok di lidah orang Indonesia pada umumnya, karena Kebab asli Qatar lebih berempah.

Setelah menemukan formulasi yg tepat untuk Kebab, mbak Nilam membuatkan brand untuk produk Kebab pertamanya yang diambil dari nama anaknya, yaitu Rafi, kemudian ditambahkan Baba agar ada nuansa arab nya, lalu ditambahkan Turki karena masyarakat lebih familiar dengan Turki, jadilah nama brand "Kebab Turki Baba Rafi".

Produk Kebab Turki Baba Rafi mendapatkan respon positif dari masyarakat, hingga di tahun pertama merintis usaha, Mbak Nilam dan suaminya sudah memiliki 5 (lima) buah Gerobak Kebab Turki Baba Rafi.

Mengenal konsep Franchise pertama kali di Kebab Turki Baba Rafi.

Kesuksesan Kebab Turki Baba Rafi, membuat masyarakat banyak yang tertarik dan sering menanyakan ke Mbak Nilam dan suami untuk membuka cabang atau ada yang menanyakan bisa beli gerobaknya atau tidak.

Dari sinilah, kemudian Mbak Nilam memikirkan ide untuk menjual gerobaknya dengan konsep Franchise, saat itu masyarakat Indonesia belum familiar dengan franchise konsep gerobakan, hinga di tahun kedua sudah memiliki 30 (tiga puluh) gerobak Kebab Turki Baba Rafi.

Mbak Nilam dan suami membawa franchise Gerobakan Kebab Turki Baba Rafi ke Jakarta, dari yang jumlahnya 350 gerobak saat mau masuk Jakarta, ketika sudah masuk Jakarta, gerobak Kebab Turki Baba Rafi berkembang menjadi 700 gerobak atau outlet.

Cobaan dibalik Kesuksesan.

Dibalik kesuksesan juga mengalami cobaan demi cobaan, tak terkecuali mbak Nilam. Pada tahun 2009, terjadi krisis ekonomi dan pemilihan Presiden terjadi hingga 2 kali, sehingga bisnis makanan terkena dampaknya.

Mbak Nilam pun mencari cara dan peluang investasi di bidang lain dengan membeli kost-kostan.

Di usia 27 tahun, mbak Nilam terlilit hutang sebanyak Rp. 14.000.000.000,-. Tidak tinggal diam walau dalam kondisi perekonomian yang tidak baik, ia pun mengikuti lomba foto siswa yang berhadiah beasiswa S2 dan ternyata menang mendapatkan Beasiswa, dan beasiswa ini yang digunakan mbak Nilam untuk terus upgrade dirinya.

Tahun 2015, cobaan datang menghampiri dan kali ini rumah tangga mbak Nilam dan suami yang diuji oleh Allah hingga berakhir dengan perceraian dan pecah kongsi dengan mantan suami di usaha Kebab Turki Baba Rafi pada tahun 2017 dan ditinggali hutang sebanyak 9 Milliar. Dalam proses perceraian diwarnai dengan saling lapor, gugat terkait hak milik usaha Kebab Turki Baba Rafi dan belum selesai cobaan, masih diberikan cobaan dengan kabar ibu Mbak Nilam yang di vonis sakit Leukimia

Berhasil Bangkit dari Semua Cobaan

Selama menghadapi segala cobaan, mbak Nilam mencoba untuk tetap tenang sambil memikirkan peluang dan jalan lain yang bisa diambil untuk bangkit dari segala ujian, cobaan.

Salah satunya , mbak Nilam mendirikan perusahaan PT. Sari Kreasi Boga dan mulai mencicil hutang Rp. 9.000.000.000 di tahun 2017 hingga lunas di tahun 2019.

Saat ini sudah banyak brand yang menggunakan jasa mbak Nilam untuk konsep waralaba atau franchise.

Keberanian dan konsisten menjadi kunci bagi kesuksesan Mbak Nilam dalam memulai usaha dan menghadapi semua badai dan ujian dalam hidup.

Pengalaman hidup mbak Nilam sangat inspiratif, dan ini menginspirasi aku untuk mulai berani membuka usaha sendiri tanpa perlu takut, ragu akan kegagalan karena masih banyak jalan menuju Roma.

Terima kasih Mbak Nilam, Teh Ani dan ISB atas kesempatannya untuk aku bisa bergabung dalam Workshop yang keren dari ISB.