kumplus- Farah Alika

Lembur vs Work-Life Balance

Talent Acquisition Professional
13 Juli 2021 19:37
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Apa sih arti “lembur”? Apakah lembur itu hal positif atau negatif—baik atau enggak? Kalau menurutku, kita harus lihat dulu tujuan lembur itu apa. Apakah memang perlu, atau jangan-jangan tidak?
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu bisa membantu kita mengatur prioritas—kerja versus kehidupan pribadi. Kita perlu berpikir kritis sebelum menentukan pilihan.
Aku kasih contoh, ya. Misalnya kamu punya tugas banyak—dan penting. Bila kamu ingin mencicil tugas-tugas itu dengan mengambil lembur, silakan. Yang perlu diingat: kamu lembur demi kebaikanmu sendiri, yakni agar tak terburu-buru saat deadline sehingga hasilnya bisa maksimal.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparan+
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparan+
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Waktu kerja cuma delapan jam, tapi tugas menumpuk, jadi harus lembur nih. Lalu bagaimana menjaga work life balance-nya? Yuk simak cara mengelola waktu kerja yang tak pernah cukup dari Talent Acquisition Farah Alika pada daftar konten.