Integrasi Iman dan Ilmu dalam Pendidikan Agama Islam

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Tulisan dari Farah Hani Shabrina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Halo kawan-kawan! Pada artikel ini saya ingin membahas topik yang keren sekali, yaitu mengenai pentingnya integrasi ilmu dan iman dalam pendidikan agama Islam. Seperti yang kita ketahui agama merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Lalu, apakah kalian tau pentingnya integrasi iman dan ilmu dalam pendidikan agama Islam? Wah, kalau belum artikel ini cocok sekali untuk kalian.
Dewasa ini, diskusi integrasi ilmu dan iman menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Ilmu pengetahuan berkembang dengan sangat pesat namun, masih sering kita jumpai adanya ketimpangan antara iman dan ilmu. Oleh karena itu kita harus mampu mengatasi permasalahan tersebut. Bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah dengan melakukan integrasi iman dan ilmu dalam pendidikan agama Islam. Sebelumnya, mari kita pahami bersama pengertian integrasi, ilmu dan iman!
Apakah kalian mengetahui pengertian integrasi? Betul sekali, integrasi merupakan usaha untuk menyatukan bidang yang berbeda-berbeda menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi. Dalam integrasi iman dan ilmu ada dua aspek yang dipadukan. Tapi sebelum ke penjelasan, mari kita simak pengertian ilmu dan iman terlebih dahulu!
Tentunya kalian tidak asing dengan kata iman bukan? Lalu apakah iman itu? Secara bahasa iman berarti kepercayaan, keyakinan, ketetapan hati atau keteguhan hati. Sementara itu, ilmu merujuk pada tiga hal yang memiliki kesatuan logis, yakni pengetahuan, aktivitas, dan metode. Dalam pandangan Islam sendiri, ilmu dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ilmu yang diperoleh tanpa adanya usaha manusia (ilmu laduni) serta ilmu yang diperoleh dengan adanya usaha manusia (ilmu kasbi).
Bagaimana kawan-kawan? Sudah lebih paham mengenai pengertian integrasi, ilmu dan iman, bukan? Nah, kalau sudah mari kita ke inti pembahasan!
Kawan-kawan, taukah kalian bahwa Allah menyukai dan memuliakan umat muslim yang telah beriman serta memiliki pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat? Bahkan, Allah menyamakan derajat orang yang beriman dan berilmu, MasyaAllah. Bagi manusia khususnya umat muslim wajib bagi kita menuntut ilmu pengetahuan dan ilmu agama, karena dengan kedua ilmu tersebut kita dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.
Namun, jangan sampai kita salah mengartikannya kawan. Integrasi bukan berarti kedua ilmu tersebut harus dicampur adukkan, namun kedua ilmu tersebut dapat saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Coba bayangkan apabila hal tersebut dapat tercapai, betapa indahnya dunia beserta rahmat Allah SWT.
Maka dari itu, pendidikan harus dijalankan dengan tujuan mencapai keseimbangan kepribadian siswa. Berikut ini adalah upaya untuk mewujudkan integrasi ilmu dan iman di Indonesia yang dapat teman-teman pahami :
• Pertama, Mempelajari ilmu yang dengan niat di jalan Allah SWT kemudian mengamalkannya.
• Kedua, mengidentifikasi dan memahami perbedaan dari prioritas keilmuan dalam sistem pendidikan muslim Indonesia.
• Ketiga, membuat rancangan sistem ajaran Islam dan sistem pendidikan dengan mengembangkan ilmu keislaman dan ilmu umum berbasis pendidikan agama Islam.
Wah, ternyata integrasi ilmu dan iman itu sangat penting ya kawan-kawan. Sehingga dapat kita simpulkan suatu pendidikan yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan menghasilkan pribadi yang memiliki tanggung jawab sosial juga moral kepada Tuhan. Apabila kita pahami lebih dalam, pendidikan Agama Islam menghadirkan sistem pembelajaran yang memadukan antara iman dan ilmu pengetahuan, keren sekali bukan?
Diharapkan dengan adanya integrasi iman dan ilmu terciptalah manusia yang selain berakal juga beriman sehingga bisa menimbulkan kebermanfaatan di dunia. Oleh karena itu, marilah kita mewujudkan tujuan pendidikan muslim yaitu merealisasikan pengabdian dan kemanusiaan sehingga dapat bermanfaat!
Sekian pembahasan mengenai integrasi ilmu dan iman dalam pendidikan agama Islam. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kawan-kawan ya! Sampai bertemu di lain tulisan!
