Konten dari Pengguna

Keripik Paru: Olahan Sapi Khas Nusantara

Farah Nabila Prastawa

Farah Nabila Prastawa

Mahasiswa Bisnis Digital - Universitas Amikom Purwokerto

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Farah Nabila Prastawa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber pribadi
zoom-in-whitePerbesar
sumber pribadi

Keripik paru berakar dari tradisi kuliner Nusantara yang kaya akan olahan daging sapi. Paru, bagian dari organ dalam sapi, sejak lama telah diolah menjadi aneka hidangan, salah satunya adalah keripik. Proses pembuatannya yang sederhana namun memerlukan keterampilan tinggi menjadikan keripik paru sebuah karya kuliner yang bernilai. Awalnya, keripik paru banyak ditemukan di Sumatera Barat, sebagai bagian dari hidangan pendamping masakan Padang. Namun, kini keripik paru telah merambah ke seluruh Indonesia dan menjadi salah satu camilan yang dicari banyak orang.

Proses Pembuatan Keripik Paru

Pembuatan keripik paru memerlukan beberapa tahapan yang teliti agar menghasilkan camilan yang renyah dan lezat. Berikut adalah langkah-langkah utamanya:

  1. Pemilihan Bahan Baku: Paru sapi segar dipilih untuk memastikan rasa dan kualitas terbaik. Paru kemudian dibersihkan hingga benar-benar bebas dari kotoran atau sisa darah.

  2. Perebusan: Paru direbus dengan berbagai bumbu seperti bawang putih, kunyit, daun salam, dan garam. Proses ini tidak hanya menghilangkan bau amis, tetapi juga membuat paru lebih mudah diiris tipis.

  3. Pengirisan Tipis: Setelah direbus, paru diiris tipis untuk menciptakan tekstur renyah saat digoreng. Ketipisan irisan sangat penting untuk memastikan keripik matang secara merata.

  4. Pencelupan Bumbu: Irisan paru dicelupkan ke dalam adonan bumbu yang biasanya terbuat dari tepung beras, bawang putih, garam, dan rempah lainnya. Bumbu ini memberikan rasa gurih dan aroma yang khas.

  5. Penggorengan: Paru digoreng dalam minyak panas hingga kering dan berwarna keemasan. Proses penggorengan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terlalu gosong dan tetap renyah.

  6. Penyajian: Keripik yang telah matang dibiarkan dingin, lalu dikemas untuk disimpan atau dijual.

Selain lezat, keripik paru juga mengandung protein yang berasal dari paru sapi. Namun, karena proses penggorengannya, keripik paru cenderung tinggi kalori dan lemak. Oleh karena itu, konsumsi camilan ini sebaiknya tidak berlebihan, terutama bagi yang menjaga asupan kolesterol.

Keripik paru ini bisa anda dapatkan di berbagai toko oleh-oleh, toko keripik dan di supermarket terdekat. Tidak hanya dijual pada toko offline namun keripik paru juga tersedia pada platform online. Salah satu toko yang menjual keripik paru pada platform online yakni Pusat Oleh-Oleh Mba Ucih.