Konten dari Pengguna

Dari Penderes ke Panggung Dunia: Kunci Gula Semut Kulon Progo Diakui Uni Eropa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Zakia Farah Halawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Dokumentasi proses sortasi gula semut di unit pengolahan. (17/05/26)
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Dokumentasi proses sortasi gula semut di unit pengolahan. (17/05/26)

PASAR pangan organik dunia, khususnya di Eropa, menerapkan standar kualitas yang sangat ketat. Bagi komoditas gula semut organik Kulon Progo, menembus pasar internasional bukan sekadar soal seberapa banyak jumlah produksi, melainkan tentang kepastian mutu, kejelasan asal-usul bahan baku (traceability), dan sertifikasi yang sah.

Namun, mendapatkan sertifikasi organik internasional bukanlah proses yang instan. Proses ini menuntut pendataan ribuan pohon kelapa, pemetaan area bebas cemaran kimia, hingga edukasi intensif kepada para petani dan penderes agar konsisten menjaga higiene pengolahan tanpa bahan pengawet sintetis.

Kunci Utama Komoditas Gula di Kulon Progo Menembus Kualifikasi Global

Jawabannya terletak pada sinergi terstruktur antara lini produksi dan pengelolaan bisnis. Melalui penataan berbasis kelompok, Kelompok Usaha Bersama hadir sebagai wadah produksi yang menaungi lebih dari 260 petani dan penderes di Kokap, Kulon Progo. KUB menerapkan Internal Control System (ICS) secara mandiri dan ketat di tingkat lapangan—mulai dari inspeksi kebun, pendampingan pemrosesan, hingga penjaminan kualitas bahan baku bebas bahan kimia.

Untuk menghubungkan hasil produksi kelompok tani tersebut ke rantai pasok dunia, PT Nira Kelapa Nusantara bertindak sebagai entitas pengelola bisnis dan pemasaran ekspor. Sinergi ini memastikan bahwa kelayakan produksi di tingkat KUB didukung oleh tata kelola administrasi dan kepatuhan perdagangan internasional yang rapi di tingkat PT.

Perjuangan panjang ini terbayar dengan terbitnya sertifikat EU Organic pada KUB untuk area kebun, serta sertifikat EU Organic Trader atas nama PT Nira Kelapa Nusantara untuk legalitas perdagangan ekspor.

Langkah ini membuktikan bahwa di balik sebutir gula semut organik dari desa, ada komitmen tata kelola administrasi yang rapi, transparansi rantai pasok, dan kolaborasi erat bersama petani lokal. Pembagian peran yang jelas—antara fokus menjaga mutu produksi di tingkat kelompok tani dan fokus pada pemasaran global—menjadi kunci sukses membawa komoditas Kulon Progo bersaing secara profesional di panggung perdagangan internasional.(*)