Tentang Foto Awak Kabin Itu

Awalnya temen saya Mas Ardani sharing foto pramugari Garuda Indonesia menggendong penumpang yang di WhatsApp Group disertai keterangan nomor penerbangan GA-821. Dapat dari grup sebelah,” kata Mas Ardani. Group langsung bergemuruh, pastinya semua anggota WhatsApp Group memuji tindakan pramugari yang menggendong penumpang yang sudah sepuh itu.
Saya tanya "Mas fotonya boleh saya share di Twitter?" Mas Ardani tidak langsung menjawab ia bilang akan bertanya pada temannya yang pertama kali share foto tersebut di grup sebelah.
Beberapa menit kemudian "Boleh, Mas, silakan." Setelah mendapat izin, saya langsung meng-upload foto tersebut di Twitter saya.
Beberapa jam kemudian foto yang saya unggah menjadi viral.
Tab mention penuh dengan notifikasi foto pramugari. Saya bukanlah pemilik foto ini, ketika saya menanyakan si empunya foto ini siapa, Mas Ardani hanya menjawab, "Yang penting sudah diizinkan untuk di-share." Karena penasaran siapakah sosok pemotret baik hati yang sudah menyebarkan sikap luar biasa dari Pramugari Garuda Indonesia tersebut, saya kembali mengontak Mas Ardani. Saya utarakan juga bahwa ada beberapa teman-teman dari media yang mengontak saya untuk mengetahui kisah di balik foto tersebut.
Mas Ardani kemudian kembali meminta saya menunggu dan sayangnya saya tetap tidak mendapatkan kepastian siapa pemotret foto tersebut. Ia meminta saya mengontak temannya dan berujung pada kontak Benny Siga Butarbutar, VP Corporate Communication Garuda Indonesia. Dari hasil percakapan dengan Benny saya mendapatkan cerita utuh.
Penerbangan tersebut adalah penerbangan GA-821 dari Kuala Lumpur ke Jakarta pada Sabtu (7/1/2017) dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 13.55 WIB. Ketika semua penumpang sudah turun, Vera, awak kabin yang bertugas di penerbangan tersebut, menemui penumpang sepuh yang masih duduk di kursi 41-C yang sedang menunggu layanan kursi roda. Akhirnya Vera pun menggendong penumpang tersebut didampingi oleh Flight Service Manager Ninik Septinawati untuk keluar dari pesawat melalui pintu depan.

Pramugari Garuda Indonesia

Pramugari Garuda Indonesia menggendong penumpang. (Foto: Farchan-istimewa/Twitter)
Di depan pintu keluar, petugas darat sudah menunggu dan mengantar penumpang tersebut yang akan melanjutkan perjalanan dengan penerbangan berikutnya ke Surabaya. Sampai akhir percakapan dengan Benny saya juga tidak kunjung mendapatkan nama pemotret foto awak kabin yang menggendong penumpang tersebut. Namun saya sepakat dengan penjelasan Benny, bahwa inisiatif pramugari tersebut mencerminkan profesionalitas dalam bekerja. Dengan sikap awak kabin seperti yang ditunjukkan Vera, wajar jika Garuda Indonesia mendapatkan penghargaan The World’s Cabin Crew selama tiga tahun berturut-turut.
Pertanyaan saya hanya satu, sampai saat ini saya belum menemukan siapa pemotret awak kabin tersebut. Sementara motivasi saya mengunggah foto tersebut hanya satu, menyegarkan lini masa dengan sesuatu yang positif.

ViralPersonal

Comment

Garuda Crew memang Sangat Profesional.. karena saya dan orang Tua saya sudah mengalami sendiri bagaimana mereka sangat profesional dan sepenuh hati dalam menangani Penumpang dengan Kondisi ( Sakit )


|

Sepakat mas. Saya rasa si pemilik foto juga sepakat bahwa ini soal kebaikan yg perlu orang lain teladani. Rasanya dia ga akan keberatan fotonya jd viral.


|

berbuat baik itu sungguh patut diteladani. menyebarkan kabar baik sungguh patut dipuji. berbuat baik sungguh patut diteladani. menyebar kabar baik sungguh patut dipuji.


|

    semoga semakin banyak viral positif seperti ini, agar audiens jga termotivasi juga akan hal serupa.


    |

      Kebaikan harus ditularkan supaya menginspirasi orang lain. Sikap seperti ini tidak datang tiba2 tetapi telah melekat dlm jatidiri individu ybs. Patut diteladani.


      |

        Betul Bro, yang baik harus disebarkan :)


        |

          kalo misteri pemilik foto itui terkuak tulis lagi mas 😊


          |

            Related Stories

            Recommendations

            Giri Marhara, Hidup Berkubang Sampah
            18 13
            Wiji Thukul: Melawan dan Menghilang
            14 1
            INSIDE: Denyut Penjara Perempuan Tangerang
            5 0
            Jejak Habib di Indonesia
            5 6
            Penyambung Lidah Para Presiden
            9 8
            Kritik dan Aplaus untuk Klub-klub Sepak Bola yang Berganti Logo
            5 6
            Perdagangan Film Biru di Kawasan Glodok: Keping DVD dan Flashdisk
            4 1
            VIDEO: Mengenang Wiji Thukul
            9 1
            Habib Rizieq Mengaku Hanya Melakukan Koreksi Soal Logo Palu Arit
            0 0
            Mantan Wamen Nyupir, Why Not?
            27 19