Konten dari Pengguna

Pengaruh Bahasa Gaul dalam Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja

Muhammad Farhanudin

Muhammad Farhanudin

Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surabaya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Farhanudin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://www.canva.com/design/DAGHOWp2gJc/RVbaRTMaA96UNng93Vzu5A/edit
zoom-in-whitePerbesar
https://www.canva.com/design/DAGHOWp2gJc/RVbaRTMaA96UNng93Vzu5A/edit

Bahasa merupakan label dari suatu negara dan juga merupakan sebagai alat untuk berkomunikasi. Setiap manusia atau individu tentunya membutuhkan suatu bahasa disaat berkomunikasi, dan menyuarakan pendapat. Setiap negara tentunya mempunyai label Bahasa masing-masing salah satunya negara indoenesia yang mempunyai Bahasa yang menjadi label dari negaranya yaitu Bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia adalah suatu bahasa yang kita pakai dalam kehidupan bermasyarakat dan serta sebagai Bahasa formal negara tercinta kita yaitu negara Indonesia. Pada saat kita mengggunakan Bahasa Indonesia kita harus memahami beberapa aturan dalam penggunaanya supaya kita dapat menggunakannya dengan tepat dan teratur. Kita sebagai bagian warga bangsa negara Indonesia kita seharusnya membesarkan nilai bahasa Indonesia dalam kehidupan dan bijak dalam penggunaannya.

Pada saat ini penggunaan bahasa Indonesia sama sekali kurang diminati oleh anak remaja, anak remaja lebih banyak condong memakai bahasa pada umumnya yang digunakan pada jaman sekarang atau Bahasa gaul yang diakibatkan karena tuntutan perkembangan zaman. Tanpa disadari dalam menggunakan Bahasa Indonesia, tanpa terasa kita telah mencampur dengan pengunaan Bahasa gaul akibatnya penggunaan Bahasa Indonesia tidak teratur dan tidak tepat. Menurut Mulyana (2008), Bahasa gaul atau bisa juga disebut dengan Bahasa prokem adalah kumpulan kata atau istilah yang memiliki arti tertentu, khas, berbelok makna atau bahkan bertentangan dengan arti yang wajar pada saat dipakai oleh orang-orang dari ras tertentu. Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa Bahasa gaul adalah Bahasa khusus yang khas, tentunya juga tidak semua orang bisa memahami Bahasa gaul itu sendiri. Karena Bahasa gaul adalah Bahasa musiman, Bahasa yang digunakan pada masanya saja. Kalau musimnya sudah hilang maka Bahasa gaul jarang dipakai oleh anak remaja dan masyarakat.

Faktanya sekarang dengan adanya pengaruh perubahan zaman semakin terlihat nyata yang diakibatkan karena kemunculan bahasa gaul terhadap pemakaian bahasa Indonesia. Akibat dari penggunaan bahasa gaul paada anak remaja sangat merugikan terhadap kemajuan bahasa Indonesia sebagai label nasional. Pada masa ini kebanyakan dari anak remajalah yang memakai bahasa gaul saat berkomunikasi dengan teman-temannya. Mereka seakan-akan tidak memedulikan bahwa keberadaan bahasa Indonesia merupakan Bahasa nasional. Bahkan pemakaian bahasa gaul sekarang mulai masuk ke lapisan masyarakat, yang sebelumnya masyarakat menggunakan Bahasa Indonesia dengan teratur dan belum menggenal apa itu Bahasa gaul dengan adanya perkembangan zaman sekarang masyarakat mulai menggenal Bahasa gaul secara perlahan-lahan. Namun untuk menghilangkan atau menggantikan Bahasa Indonesia dengan Bahasa gaul tentu saja semua itu tidak mudah karena Bahasa Indonesia Bahasa yang dipakai dalam kehidupan, dan tentunya Bahasa Indonesia ada di setiap mata pelajaran dari Pendidikan Sekolah Dasar (SD) sampai Pendidikan tinggi masih terdapat mata pelajaran Bahasa indonesia.

Salah satu jalan yang harus kita lakukan untuk menghindari penggunaan Bahasa gaul secara yang dapat berkembang secara pesat di kalangan remaja dan masyarakat yang dapat memberikan pengaruh untuk kita, yaitu dengan cara perlu adanya usaha untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan memahami fungsi dan kegunaan Bahasa Indonesia, maka Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional tetap terjaga dan tidak akan hilang.

Jadi kesimpulannya, Bahasa Indonesia tidak akan hilang jika kita sebagai waga negara Indonesia sadar akan kegunaan Bahasa Indonesia, menggunakan Bahasa Indonesia dengan aturan bahasanya, salah satu cara yang harus dilakukan perlu adanya usaha untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan memahami fungsi dan kegunaan Bahasa Indonesia, maka Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional tetap terjaga dan tidak akan hilang.