Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Adakan Lomba Islami Se-Desa Mlilir

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Farida Putri Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Adakan Lomba Islami Se-Desa Mlilir
zoom-in-whitePerbesar

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) menyelenggarakan lomba Ajang Prestasi Anak Sholeh (APAS) tingkat Madin Se-Desa Mlilir di Gor Balai Desa Mlilir Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Perlombaan ini merupakan bagian dari program kerja utama devisi pendidikan dan keagamaan. Terdapat 5 Madin yang berpartisipasi di antaranya, Jurang belik, Prampelan, Karangasem, Mlilir, dan Kauman. Ustadz-ustadzah begitu antusias terhadap kegiatan ini, karena santri dapat belajar sekaligus berkompetisi mengasah minat dan bakat.

"Terima kasih kepada tim KKN UIN Walisongo Semarang yang sudah memfasilitasi dalam lomba APAS, Bismillah apa yang telah panjenengan lakukan menjadi amal sholeh panjengan semua" Ujar Puji sebagai salah satu ustadzah.

Begitupun dengan Arif Dzikrun sebagai perwakilan pengurus MWCNU Kecamatan Bandungan turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap perlombaann APAS.

"Saya sangat senang, adik-adik Walisongo menyelenggarakan lomba islami ini, lomba ini bukan tentang menang kalah tapi sebagai wadah silaturahmi sekaligus meningkatkan prestasi santri-santri" Ujar Arif sebagai perwakilan MWCNU Kecamatan Bandungan.

Antusias peserta memberikan kelancaran acara. Acara dimulai pukul 13.30 WIB, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan ayat suci Al Quran, Sambutan, Doa, dan lomba. Pengumuman kejuaraan dilakukan bersamaan dengan kegiatan jalan sehat se-Desa Mlilir.

Lomba terdiri dari empat cabang lomba yakni cerdas cermat, pidato, hafalan surat, dan adzan. Adapun juri dari setiap bidang adalah tim KKN UIN Walisongo Semarang.

Salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang memberikan harapan besar terhadap perlombaan ini.

"Melihat antusias warga terhadap event ini menjadikan saya punya harapan besar agar event ini diadakan lagi tahun depan oleh KKN selanjutnya" Ujar Nurul sebagai salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang.