Budidaya Perikanan: Penambahan Saccharomyces untuk Pertumbuhan Ikan

Mahasiswa Universitas Diponegoro Program Studi Akuakultur 2023
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Muhammad Faris Mutaz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tambaksari, Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU 33 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan edukasi mengenai pemanfaatan ragi instan Fermipan sebagai sumber Saccharomyces cerevisiae yang dapat digunakan sebagai feed additive pada pakan ikan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, bersama pelaku budidaya setempat.
Program ini bertujuan memperkenalkan alternatif bahan tambahan pakan bagi pelaku Budapest perikanan, yang mudah diperoleh, ekonomis, dan berpotensi mendukung kesehatan serta pertumbuhan ikan budidaya. Selain memberikan penjelasan mengenai manfaat Saccharomyces cerevisiae, mahasiswa juga mendemonstrasikan secara langsung proses pencampuran ragi instan ke dalam pakan ikan
Saccharomyces cerevisiae merupakan mikroorganisme yang telah banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk akuakultur. Kandungan β-glukan dan mannan oligosakarida (MOS) di dalamnya dilaporkan berpotensi membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan ikan, meningkatkan pemanfaatan nutrisi, serta mendukung sistem imun. Dengan kondisi tubuh yang lebih sehat, ikan diharapkan mampu tumbuh lebih optimal dan memberi manfaat optimal bagi kegiatan budidaya perikanan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN UNDIP dalam mendukung pengembangan sektor budidaya perikanan di Desa Tambaksari. Diharapkan, inovasi sederhana dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh seperti Fermipan dapat menjadi alternatif bagi pembudidaya untuk meningkatkan kualitas pakan sekaligus mendukung produktivitas budidaya ikan secara berkelanjutan.
Kesan : “ Bapak Sobirin selaku pembudidaya sangat antusias dan berdiskusi Bersama terkait penambahan saccharomyces yang bertujuan untuk efisiensi pakan Dan pertumbuhan ikan.
Laporan oleh: Muhammad Faris Mu'taz
