Kumparan Logo

Bahlil Pastikan Antrean BBM di SPBU Bali Sudah Mulai Terurai

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan Kilang LPG Cilamaya yang dioperasikan PT Energi Nusantara Perkasa (ENP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, memastikan antrean konsumen BBM yang terjadi di SPBU Provinsi Bali sudah mulai terurai.

Bahlil mengaku telah berkomunikasi dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, dan jajaran tim PT Pertamina Patra Niaga yang saat ini juga tengah meninjau langsung kondisi penyaluran BBM di Bali.

Dia menjelaskan meskipun penyaluran belum terpenuhi seluruhnya, namun sudah ada perubahan sistem misalnya membuka SPBU selama 24 jam penuh.

"Saya sudah mendapat laporan tadi pagi, saya update terus, Pak Simon baru melaporkan kepada saya, dan hari ini Direktur Patra Niaga ada di Bali. Memang secara sepenuhnya belum ter-cover secara totalitas, tapi perlahan-lahan sudah dilakukan karena dengan cara beberapa pompa bensin sudah kita suruh untuk buka 24 jam," ungkap Bahlil saat ditemui di Kilang LPG Cilamaya, Kamis (15/10).

Kondisi antrean bensin di Pertamina Sesetan, Selasa (13/10/2026). Foto: Sandra Gisela/kumparan

Bahlil juga menyebutkan sudah ada perbaikan alur distribusi dan penambahan sumber daya manusia di SPBU. Dengan demikian, dia memastikan antrean yang mengular di Bali sudah mulai terurai.

"Alur distribusinya sudah juga dilakukan. Kemudian beberapa karyawan SPBU yang kurang, kita minta tolong ke aparat yang ada di sana untuk membantu, agar bisa membantu, dan sekarang mulai terurai," tegasnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga terus mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, penambahan personel, optimalisasi operasional terminal selama 24 jam, serta kedatangan kapal pengangkut BBM. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat distribusi ke SPBU dan membantu mengurai antrean yang masih terjadi di sejumlah wilayah Bali.

Penguatan distribusi dilakukan dengan menyiagakan 108 mobil tangki, terdiri dari 99 unit mobil tangki standby dan 9 unit mobil tangki spot charter. Kesiapan armada tersebut didukung oleh 465 Awak Mobil Tangki (AMT), termasuk 365 personel standby dan 100 personel perbantuan lintas daerah. Penambahan armada dan personel ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU.

Selain itu, Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis dioperasikan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran proses distribusi. Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah bersandar, sehingga proses penerimaan dan penyaluran BBM dapat terus dioptimalkan sesuai kebutuhan di lapangan.