Kumparan Logo

Harga Komoditas: Batu Bara-Nikel Turun 1,1 Persen, Timah Naik Tipis

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tambang batu bara. Foto: Shutterstock

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Senin (3/8), setelah AS dan Iran mengisyaratkan bahwa diskusi untuk memulihkan pengiriman melalui Selat Hormuz sedang berlangsung, meningkatkan harapan peningkatan pasokan dari Timur Tengah.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 5,1 persen menjadi USD 80,34 per barel. Harga Brent untuk penyelesaian Oktober turun 4,7 persen menjadi USD 83,77 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara melemah pada penutupan perdagangan Senin. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 berdasarkan situs Barchart turun 1,12 persen menjadi USD 132.50 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada perdagangan Senin. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,3 persen menjadi MYR 4.629 per ton.

Ilustrasi ore nikel. Foto: Potapov Alexander/Shutterstock

Nikel

Adapun harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel turun 1,1 persen menjadi USD 17.060 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau naik pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah naik 0,32 persen dan menetap di USD 55.446 per ton.