Kumparan Logo

IHSG Sepekan Menguat 2,78 Persen, Rata-Rata Nilai Transaksi Turun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto:  Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan, yakni dari Senin (3/8) sampai Jumat (7/8), ditutup menguat 2,78 persen dari pekan sebelumnya. Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan data perdagangan saham di BEI selama sepekan ini ditutup dengan mayoritas positif. Rata-rata volume transaksi harian BEI mencatatkan peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 32,98 persen menjadi 39,95 miliar lembar saham, dari 30,04 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 27,62 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan lalu, dan kapitalisasi pasar BEI meningkat 2,64 persen menjadi Rp 11.212 triliun, dari Rp 10.923 triliun pada pekan lalu. “IHSG juga menguat 2,78 persen sehingga ditutup pada level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya,” ungkap Kautsar melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/8). Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan sebesar 0,38 persen menjadi Rp 15,38 triliun, dari Rp 15,44 triliun pada pekan sebelumnya. Adapun investor asing pada Jumat mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,24 triliun, dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 71,29 triliun. Pada penutupan perdagangan Jumat (7/8), jumlah investor pasar modal Indonesia resmi melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID), tepatnya mencapai 30.274.265 SID. Sepanjang tahun 2026, jumlah investor pasar modal bertambah 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78 persen secara year-to-date (YtD). Pada periode yang sama, jumlah investor saham juga berhasil menembus 10 juta SID, tepatnya mencapai 10.052.059 SID, meningkat 1.447.882 SID atau 16,83 persen dibandingkan posisi di akhir tahun 2025. “Pencapaian ini mencerminkan semakin luasnya inklusi pasar modal di Indonesia, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal,” jelas Kautsar. Sebagai bagian dari implementasi 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia, BEI menyelenggarakan rangkaian kegiatan Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 di Surabaya pada Rabu (5/8). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya BEI untuk mendukung peningkatan free floatPerusahaan Tercatat melalui penguatan komunikasi dan keterhubungan antara emiten dengan investor, termasuk investor institusi. Acara ini mempertemukan 7 Perusahaan Tercatat dengan investor yang difasilitasi melalui partisipasi 13 Anggota Bursa serta Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia. Masih dalam rangkaian acara Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026, BEI turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya pada Kamis (6/8). Kegiatan yang terselenggara bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai pasar modal Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang semakin melek investasi dan mampu berpartisipasi secara aktif di pasar modal.