Hutan Gunung Bromo Terbakar, 3 Jalur Wisata Ditutup

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik kuda tunggang menunggu wisatawan pascakebakaran di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (27/6/2024). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik kuda tunggang menunggu wisatawan pascakebakaran di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (27/6/2024). Foto: Irfan Sumanjaya/ANTARA FOTO

Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Bromo yang masuk wilayah Kabupaten Probolinggo pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga malam hari, petugas masih berupaya memadamkan api secara manual.

"Personel TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) melakukan pemadaman dengan cara manual (gepyok)," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, saat dikonfirmasi, Senin (3/8).

Hingga kini, titik awal api maupun luas area yang terbakar masih dalam pendataan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Korban nihil. Dampak masih dalam pendataan," ucapnya.

Kebakaran hutan terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, Kamis (20/6/2024) dok. BPBD Jatim Foto: Dok. BPBD Jatim

Tiga Jalur Wisata Ditutup

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara akses wisata Gunung Bromo melalui pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Penutupan dilakukan akibat kebakaran yang terjadi di wilayah Blok Bantengan.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memperlancar proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan wisatawan.

"Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung," kata Rudi.

Penutupan mulai berlaku pada Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski demikian, wisatawan masih dapat mengakses kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Namun, pengunjung hanya diperbolehkan berwisata hingga kawasan Lautan Pasir dan tidak diizinkan memasuki area Savana.

Rudi mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh ketentuan selama beraktivitas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama," ucap dia.

Sementara Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan luas area yang terdampak kebakaran.

"Masih belum ada, saat ini tim masih fokus proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, ada tim yang melakukan pengukuran untuk mengetahui luas area terdampak," ujarnya.