Said Abdullah Serukan Kader PDIP Solid-Jaga Persatuan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan kesenian daerah dalam pembukaan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan kesenian daerah dalam pembukaan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Turnamen sepak bola Soekarno Cup 2026 resmi ditutup di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (24/8) malam. Partai final mempertemukan Tim Banteng Bali dan Tim Banteng Jawa Barat dalam ajang sepak bola U-17 tersebut.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri hadir langsung menyaksikan pertandingan final bersama jajaran pengurus pusat partai.

Pantauan kumparan, Megawati dan jajaran pengurus PDIP duduk di kursi VVIP Stadion GBT dan menyaksikan pertandingan kedua tim.

Dalam pembukaan pertandingan, Ketua DPD PDIP Jawa Timur sekaligus Ketua Panitia Daerah Soekarno Cup 2026, Said Abdullah, mengatakan turnamen tersebut merupakan kontribusi partai dalam pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga. Menurutnya, ajang itu juga menjadi momentum mempererat persatuan.

"Inilah sedikit, setitik, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola untuk membentuk karakter bangsa lewat usia 17 tahun," ujar Said saat pidato pembukaan pertandingan final Soekarno Cup 2026 di Stadion GBT Surabaya, Senin (24/8).

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah saat pidato dalam laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (24/8/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Said juga mengajak seluruh pihak menjaga persatuan, sportivitas, dan fair play selama pertandingan final.

"Jagalah persatuan kita, jagalah sportivitas, jagalah fair play, agar final ini enak ditonton dan menjadi contoh bagi perkembangan sepak bola di tanah air. Inilah sedikit, setitik, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola untuk membentuk karakter bangsa lewat usia 17 tahun," tambahnya.

Said mewakili seluruh panitia daerah turut menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada seluruh kontingen serta masyarakat Jawa Timur atas pelaksanaan turnamen yang berlangsung sejak 12 Agustus 2026.

Menutup pidatonya, Said membakar semangat kader dan partisan PDIP yang hadir di stadion.

"Solid! Solid! Kita tetap solid satu bangsa! Kita tetap solid sebagai satu partai!" ucapnya.