Konten dari Pengguna

Demian dan Real Madrid yang Kehilangan Unsur 'Magis'

Fathru Qalbie Septizar Akbar

Fathru Qalbie Septizar Akbar

Future superhero

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fathru Qalbie Septizar Akbar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Demian dan Real Madrid yang Kehilangan Unsur 'Magis'
zoom-in-whitePerbesar

Demian Aditya, seorang pesulap profesionnal asal Indonesia baru saja membuat gempar seluruh Indonesia bahkan dunia, kala aksi sulapnya dalam acara stasiun televisi berujung tragis. Pasalnya pesulap yang sempat mengikuti ajang pencarian bakat American Got Talent ini gagal melancarkan aksi sulap bernama 'Death Drop' sehingga memakan korban yaitu assistennya sendiri yang menderita beberapa luka tusuk dan memar pada tubuhnya. Kejadian ini membuat namanya menjadi trending pasalnya banyak mata yang melihat kejadian ini karena sedang disiarkan secara langsung. Bukannya trending akan kehebatannya, namun viral akan kegagalan luar biasa dari Demian.

Demian merupakan salah satu pesulap tersohor di Indonesia karena selalu melakukan aksi-aksi sulap yang menakjubkan dan ia pun memiliki selogan 'sempurna' jika sudah menyelesaikan atraksinya tersebut. Pujian makin melejit dikala sang Magician tampil luar biasa di ajang pencarian bakat sekelas American Got Talent, seluruh masyarakat Indonesia mengapresiasi talenta Demian yang membuat juri dari acara tersebut tercengang. Namun pada akhir-akhir perjalannya, Demian mengalami kegagalan pada atraksinya sehingga membuat juri kecewa dan tidak memilihnya untuk lanjut ke babak berikutnya. Kegagalan Demian berlanjut ketika aksi yang berujung tragis seperti yang diceritakan diatas. Sekarang masyarakat Indonesia berbondong-bondong membully Demian disetiap media sosial karena dia sudah tidak memiliki daya magis yang menakjubkan.

Sama hal nya dengan nama besar Demian di Indonesia, klub raksasa ibukota Spanyol yaitu Real Madrid akhir-akhir ini sudah kehilangan daya 'magis'nya, tampil bringas di musim lalu dengan memboyong tropi La Liga dan UCL ternyata tidak berjalan mulus di paruh awal musim ini. Tercatat dari 14 pertandingan di La Liga, El Real mengalami 4 kali seri dan 2 kali kekalahan sehingga mereka harus duduk diposisi 4, terpaut 8 poin dari pemuncak klasemen Barcelona. Fakta ini membuat para Madridista harus mengubur separuh ekspektasinya untuk memenangkan kembali La Liga musim ini.

Penyebab hilangnya daya 'magis' Real Madrid yang selalu dipuji musim lalu adalah kehilangan beberapa pilar dan menurunnya performa dari anak asuh Zinedine Zidane. Permainan monoton di tengah tanpa diiringi dengan finishing yang baik membuat fans Real Madrid sering frustrasi dengan performa tim ini. Beberapa tim sepertinya sudah bisa membaca alur permainan Real Madrid yang mengandalkan supply bola dari Luka Modric dan Toni Kroos. Hal ini membuat para fans geram dan memaksa Zidane untuk memperbaiki performanya sebelum paruh musim ini berakhir. Pada laga selanjutnya, Real Madrid akan menghadapi Sevilla dan Barcelona dengan beberapa pemain inti yang absen. Hal ini semakin membuat fans menghancurkan harapan mereka di awal musim.

Demian dan Real Madrid mengawali dengan berbagai pujaan berlebihan akan prestasinya, namun beberapa kesalahan membuat nama mereka jatuh dan menjadi bahan bully pengguna sosial media. Mampukah mereka mengembalikan daya 'magis' mereka sehingga masyarakat maupun fans bisa melupakan kesalahannya di masa lampau?