Membangun Karakter Positif dan Manajemen Waktu Melalui Pembelajaran di Sekolah

Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang Teknik Industri
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Fatimah Azzahra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sebagai bagian dari upaya kami untuk memajukan pendidikan dan membentuk generasi unggul, PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Bhaktiku Negeri Kelompok 94 Gelombang 4 Universitas Muhammadiyah Malang, dengan bangga mempersembahkan sebuah kegiatan inovatif yang bertujuan untuk membangun karakter positif dan meningkatkan manajemen waktu efektif di kalangan siswa UPT SDN Bendo 01 yang berada di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan peserta dengan keterampilan praktis dan sikap yang diperlukan untuk sukses di lingkungan akademik dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini melibatkan pengembangan program yang tidak hanya fokus pada materi akademis, tetapi juga pada pembentukan sikap dan keterampilan penting bagi siswa.
Dalam kegiatan membangun karakter positif pada siswa-siswi sekolah dasar, program ini melibatkan berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengajarkan nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Misalnya, melalui kegiatan berbasis proyek yang melibatkan kerja sama kelompok, siswa belajar untuk menghargai perbedaan pendapat dan mendukung satu sama lain. Selain itu, pelaksanaan program mentoring dengan melibatkan peran kami sebagai pembimbing serta mengadakan sesi diskusi tentang nilai-nilai moral dan etika dapat memperkuat pemahaman dan penerapan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya mengembangkan keterampilan sosial dan emosional tetapi juga menjadi individu yang lebih sadar akan dampak tindakan mereka terhadap lingkungan sekitar.
Selain itu, Dalam upaya meningkatkan manajemen waktu yang efektif di kalangan siswa, PMM Kelompok 94 Gelombang 4 Universitas Muhammadiyah Malang membuat sebuah program pelatihan manajemen waktu yang mengajarkan siswa bagaimana mengatur jadwal harian mereka dengan baik, menentukan prioritas, serta menghindari penundaan. Melalui simulasi dan tugas yang diberikan, siswa diajak untuk menyusun rencana kegiatan harian dan mingguan mereka, serta belajar untuk bertanggung jawab terhadap jadwal yang telah mereka buat. Selain itu, siswa juga diajarkan teknik-teknik praktis seperti penggunaan to-do list, pengaturan alarm, dan pembagian waktu untuk belajar serta bermain secara seimbang. Dengan bimbingan langsung dari mahasiswa, siswa diharapkan mampu menerapkan manajemen waktu yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan pencapaian akademis mereka.
Sebagai hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Muhammadiyah Malang Kelompok 94 Gelombang 4, terlihat bahwa program ini berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa-siswi sekolah dasar. Melalui pendekatan yang inovatif, siswa tidak hanya mendapatkan peningkatan dalam manajemen waktu dan pemahaman akademis, tetapi juga mengalami perkembangan karakter yang positif, seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Kegiatan-kegiatan berbasis proyek, mentoring, dan diskusi moral yang diselenggarakan berhasil membentuk generasi yang lebih sadar akan pentingnya nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap bahwa bekal yang diberikan melalui program ini dapat terus diterapkan oleh para siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang unggul dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
