Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Mengenal Desa Gumiwang Lor Lewat Videoetnografi untuk Pelestarian Identitas
10 Februari 2025 13:16 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Fattan Fayyaz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Sebagai bagian dari program KKN Undip Tim 1 2025, mahasiswa melaksanakan inisiatif kreatif dalam mengenalkan dan melestarikan identitas serta budaya lokal melalui program videoetnografi yang menampilkan profil Desa Gumiwang Lor. Program ini mencakup pembuatan videoetnografi serta pemaparan hasilnya kepada perangkat desa dan masyarakat setempat di Balai Desa Gumiwang Lor.

"Melalui videoetnografi ini, kami menjadi lebih peka terhadap kekayaan budaya yang ada di desa kami. Video ini menjadi pengingat bahwa kita memiliki identitas yang harus dijaga dan diwariskan," ujar salah satu perangkat desa yang hadir dalam acara pemaparan.
ADVERTISEMENT
Tanggapan positif juga datang dari masyarakat yang turut menyebarluaskan video yang telah dipresentasikan. Antusiasme ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya identitas lokal semakin meningkat di kalangan warga.
Sebagai puncak dari program ini, videoetnografi yang telah dibuat kemudian diunggah ke platform YouTube agar dapat diakses oleh masyarakat lebih luas. Dengan langkah ini, diharapkan Desa Gumiwang Lor semakin dikenal dan mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pelestarian budaya serta pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Program ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana media digital dapat dimanfaatkan untuk menjaga dan memperkuat identitas budaya lokal. Ke depannya, masyarakat dan perangkat desa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan guna memperkaya dokumentasi budaya dan meningkatkan rasa memiliki terhadap warisan yang telah ada selama ini.
ADVERTISEMENT
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%