Konten dari Pengguna

Mahasiswi UNDIP Melakukan Sosialisasi Pengolahan Air Bersih di Desa Tambaksari

Felicia Hestiawan

Felicia Hestiawan

Felicia Hestiawan merupakan mahasiswi di Universitas Dipoengoro, jurusan Teknik Kimia yang memiliki minat tinggi dalam pengolahan air, energi terbarukan, dan lain-lain

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Felicia Hestiawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Tambaksari, Kendal – Sabtu, 31 Mei 2025, Felicia Hestiawan, mahasiswi Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim 38 KKN Tematik Rowosari, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Meningkatkan Kualitas Air Budidaya Lele dengan Zeolite” di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini merupakan bagian dari program multidisiplin 1 KKN yang berfokus pada peningkatan produksi budidaya perikanan dan pengolahan ikan di desa tersebut.

Dalam sosialisasi ini, Felicia mengajak para warga yang mayoritas berprofesi sebagai peternak lele untuk lebih memperhatikan kualitas air pada kolam budidaya. Ia menjelaskan bahwa air yang bersih dan berkualitas tidak hanya penting dari sisi kesehatan ikan, tetapi juga berdampak langsung pada produktivitas dan hasil panen. Air yang tercemar dapat menyebabkan ikan lele kekurangan oksigen, mudah terserang penyakit, bahkan mati secara massal.

Felicia memberikan brosur edukatif pengolahan air dengan zeolite kepada pengurus BUMDes Tambaksari, Kabupaten Kendal
zoom-in-whitePerbesar
Felicia memberikan brosur edukatif pengolahan air dengan zeolite kepada pengurus BUMDes Tambaksari, Kabupaten Kendal

Salah satu solusi yang dikenalkan kepada warga adalah penggunaan zeolite sebagai media pengolahan air. Zeolite merupakan mineral alami yang memiliki kemampuan menyerap zat-zat beracun, amonia, dan kotoran dalam air. Aplikasi zeolite pada kolam lele, terutama setelah proses pengurasan air dapat membantu menjernihkan air, mengurangi bau, serta menjadikannya lebih aman bagi ikan dan lingkungan sekitar. Felicia juga menegaskan bahwa penggunaan zeolite sangat praktis dan ekonomis, serta mendukung prinsip budidaya berkelanjutan. "Kesehatan ikan lele sangat dipengaruhi oleh kondisi airnya. Jika air bersih dan cukup oksigen, maka pertumbuhan ikan akan optimal dan angka kematiannya menurun," jelasnya di hadapan warga yang hadir.

Tim KKN 38 Tematik UNDIP bersama para warga di BumDes Tambaksari

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak di antara mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai pengelolaan air yang efektif serta cara-cara memelihara kualitas lingkungan kolam budidaya. Beberapa warga bahkan menyampaikan rencana untuk segera mencoba metode pengolahan air dengan zeolite di kolam mereka masing-masing.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memberikan alternatif pengolahan air yang ramah lingkungan, serta mendorong para peternak lele di Desa Tambaksari untuk terus meningkatkan hasil budidayanya. Dengan kualitas air yang lebih baik, diharapkan ekosistem lele dapat tumbuh lebih sehat dan produksi perikanan desa menjadi lebih cemerlang.