Konten dari Pengguna

Healing Sambil Belajar: Kisah Perjalanan Siswa SMA Trinitas ke Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Felicia Jessie Setyadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perjalanan Studi Industri SMA Trinitas 2025 yang membawa kelas X belajar langsung di Bursa Efek Indonesia, Sea World Ancol, dan Dunia Fantasi.

Belajar, menjelajah, dan tertawa bersama melalui kegiatan Studi Industri SMA Trinitas kelas X 2025. (Foto: Johannes Alexander Putra, S.Pd. dan Felicia Jessie Setyadi)
zoom-in-whitePerbesar
Belajar, menjelajah, dan tertawa bersama melalui kegiatan Studi Industri SMA Trinitas kelas X 2025. (Foto: Johannes Alexander Putra, S.Pd. dan Felicia Jessie Setyadi)

Setelah melewati ujian akhir semester 1 yang penuh dengan rintangan, para siswa kelas X SMA Trinitas akhirnya mendapatkan waktu ketenangan yang telah menembus desiran ombak, lalu menemukan perairan yang lebih tenang. Kegiatan Studi Industri Kelas X tahun 2025 SMA Trinitas membawa kebahagiaan dan penuh tawa riang bagi para siswa SMA Trinitas.

Seringkali kegiatan seperti ini hanya melihat dunia dari balik kaca dan harus mencatat seluruh hal yang ada, lalu pergi tanpa merasakan maknanya, sehingga membuat para siswa terasa sangat bosan. Dengan adanya kegiatan ini, para siswa tidak hanya menjadi penonton yang harus membawa beban formalitas serta mencatat semuanya, melainkan menjadi pelaku yang dapat merasakannya. Para siswa bebas mengamati, memahami, serta menikmati setiap momen bermain bersama dengan teman-teman.

Pada hari Selasa, tanggal 9 Desember 2025 menjadi hari yang sangat ditunggu-tunggu bagi para siswa kelas X SMA Trinitas. Sebelum keberangkatan, para guru memberikan sebuah arahan agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Studi Industri kelas X Tahun 2025 SMA Trinitas tidak hanya sebagai rekreasi semata tetapi juga membawa suatu manfaat ilmu pengetahuan dari berbagai tempat yang dikunjungi. Kali ini SMA Trinitas melakukan Studi Industri di tempat Bursa Efek Indonesia (BEI), Sea World, dan juga yang tidak kalah seru yaitu Dunia Fantasi (Dufan).

Meskipun hanya melakukan kegiatan di seputaran Jakarta saja, kegiatan ini benar-benar memberikan rasa semangat dan suasana yang meriah, bahkan saat melakukan perjalanan di dalam bus para siswa saling membawa suasana yang hangat dan menyenangkan. Ada yang bernyanyi karaoke bersama, ada yang mengumpulkan energi agar nanti bisa bersemangat menjalani seluruh kegiatan, dan juga ada yang sibuk dengan dirinya sendiri dengan menikmati hiburan di ponsel mereka. Suasana tersebut membuat perjalanan terasa singkat, meskipun Bandung-Jakarta hampir memakan waktu sekitar tiga sampai empat jam.

Belajar mempelajari saham dan sistem pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Felicia Jessie Setyadi)

Salah satu tujuan destinasi pertama yang ditempuh oleh para siswa SMA Trinitas adalah Bursa Efek Indonesia (BEI) yang berada di Jakarta Selatan serta dikenal karena kegiatan perekonomian pasar modal yang ada di Indonesia. Tempat ini memiliki tampilan grafik yang besar, angka, dan warna yang terus berubah seakan denyut ekonomi yang tidak pernah berhenti.

Melalui penjelasan dari pemandu, para siswa dapat mengetahui berbagai benda-benda sejarah seperti prospektus berupa dokumen tentang informasi lengkap suatu perusahaan yang akan menawarkan sahamnya kepada publik, binokular dipakai oleh para pialang untuk melihat papan harga saham yang dulu ditulis secara manual, kertas saham sebagai bukti kepemilikan saham sebelum adanya sistem digital seperti sekarang, dan handheld transceiver yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar pialang dalam transaksi jual-beli saham.

Konsep ekonomi menjadi terasa sangat nyata jika berkunjung ke tempat BEI karena pengetahuan ini dapat membuat para siswa menjadi lebih memahami mengenai investasi, risiko, serta keuntungan yang secara langsung dapat dilihat oleh para siswa. Bursa Efek Indonesia juga menyediakan simulasi perdagangan saham sehingga dari sini para siswa dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang investor sungguhan. Simulasi ini mengajak para siswa agar bisa memilih saham, membeli, bahkan menjualnya sesuai dari informasi yang telah disediakan.

Tak hanya pelajaran ekonomi saja yang dapat memberikan ilmu pengetahuan dari tempat BEI ini. Pelajaran Matematika juga hadir untuk dapat menambah cara berpikir bagi para siswa, dari tempat ini para siswa dapat mengamati berbagai grafik persentase kenaikan atau penurunan, belajar menghitung selisih harga, dan juga memperkirakan untung dan rugi. Misalnya, ketika sebuah saham mengalami kenaikan dari 1.000 menjadi 1.100, maka dapat dihitung dengan kenaikan 10% dan menganalisis arti angka bagi investor. Dari BEI ini, para siswa belajar bahwa ekonomi dan matematika saling bertemu dan berkaitan serta membentuk cerita bagaimana uang, data, dan keputusan manusia saling terhubung.

Akuarium besar yang menyimpan banyak keanekaragaman hayati laut di Sea World Ancol. (Foto: Felicia Jessie Setyadi)

Dari dunia yang penuh dengan angka dan pasar modal, para siswa pun berpindah tempat untuk diajak menyelam tanpa harus basah yaitu tempat Sea World yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Sea World menghadirkan banyak akuarium raksasa, rasanya seperti melihat di dunia bawah laut yang luas serta banyak sekali biota laut yang hidup berdampingan dalam satu ruangan. Seluruh bermacam-macam ikan laut, terumbu karang, dan makhluk laut lainnya terlihat saling bersatu membentuk potongan mozaik yang menyusun keindahan samudra.

Di dalam tempat Sea World, para siswa juga tentunya memiliki kewajiban untuk mengerjakan sebuah tugas dengan membuat vlog dengan memperkenalkan berbagai akuarium serta biota laut yang ada. Pelajaran Geografi juga terasa hidup ketika para siswa mengamati bagaimana berbagai jenis makhluk laut yang dapat bertahan di suatu wilayah. Melalui tempat ini, membawa perasaan bagi para siswa bahwa menjaga ekosistem laut berarti juga menjaga keseimbangan alam dan menjaga kehidupan makhluk laut agar tidak punah.

Keseruan bermain wahana di Dunia Fantasi (Dufan) bersama teman-teman. (Foto: Margaret Wijaya X4, Felicia Jessie Setyadi, Johannes Alexander Putra, S.Pd., Shanequa Matana Setiawan Nugroho, Keith Matthew Handra)

Setelah menyelam belajar mengamati berbagai biota laut, para siswa melanjutkan perjalanan destinasi yang paling sangat dinantikan yang mengubah perasaan para siswa dari kelelahan menjadi sebuah keceriaan. Dunia Fantasilah, tempat yang secara tidak langsung belajar terasa seperti permainan dan permainan yang diam-diam mengajarkan banyak hal.

Saat menaiki wahana Histeria, para siswa akan merasakan langsung bagaimana tubuh meluncur jatuh dari ketinggian dengan sangat cepat. Dari ketinggian wahana itu, para siswa dapat melihat kawasan wilayah pesisir, laut, serta daratan yang saling berdampingan yang menjadi gambaran dari konsep ruang dan wilayah dalam pelajaran Geografi. Rasa melayang di udara bukan hanya sekadar sensasi yang dirasakan, melainkan terdapat bukti nyata dari gaya gravitasi dan perubahan energi. Awalnya, dari posisi diam di puncak, tubuh memiliki energi potensial, kemudian terjadilah energi kinetik saat meluncur turun dengan kecepatan tinggi.

Tak hanya itu, wahana Ontang Anting juga menjadi salah satu wahana yang sering dinaiki oleh para siswa SMA Trinitas. Wahana ini membuat para siswa merasakan putaran di udara, seperti burung yang sedang terbang. Semakin cepat wahana bergerak, maka semakin kuat tarikan yang dirasakan. Dari situlah, konsep gaya sentripetal dan keseimbangan dalam Fisika bekerja.

Dari tempat Dunia Fantasi ini, para siswa tidak hanya bersenang-senang saja, tetapi juga dapat merasakan bahwa ilmu bisa hadir dengan cara yang menyenangkan, selama ingin merasakannya dengan penuh rasa ingin tahu.

Jejak kebersamaan dan pembelajaran SMA Trinitas kelas X 2025 dalam satu perjalanan. (Foto: Felicia Jessie Setyadi dan Keith Matthew Handra)

Setelah puas bermain dan belajar di Dunia Fantasi, para siswa pun kembali menuju SMA Trinitas dengan perasaan senang yang sudah menampung banyak kenangan yang tak akan pernah dilupakan dan mendapatkan wawasan yang semakin luas. Jadi, apakah selama ini belajar itu hanya selalu duduk diam di balik meja dan tumpukan buku? Setelah melakukan perjalanan dari Bursa Efek Indonesia yang penuh dengan angka, hingga kedalaman Sea World yang menyimpan berbagai biota laut, dan puncak wahana Dunia Fantasi yang memicu adrenalin, para siswa dapat merasakan bahwa ilmu dapat hadir di mana saja dan kapan saja, asalkan mau membuka mata dan pikiran.

Kesan kami selama melakukan kegiatan Studi Industri ini, kami dapat belajar bahwa Ekonomi, Matematika, Fisika, dan Geografi bukan hanya pelajaran yang berdiri sendiri, melainkan saling terhubung dalam kehidupan nyata dari perhitungan saham pasar modal di tempat Bursa Efek Indonesia, keanekaragaman hayati laut di Sea World, serta hukum gerak dan ruang di Dufan. Kami juga mendapatkan perasaan positif dari kegiatan ini yaitu menumbuhkan perasaan semangat, rasa syukur, dan kebahagiaan karena dapat belajar sambil menjelajah dan tertawa bersama sehingga melahirkan memori kenangan yang sangat berarti.

Melalui kegiatan Studi Industri SMA Trinitas Bandung tahun 2025, kami bisa banyak belajar tentang bagaimana teori yang telah dipelajari di kelas dapat memiliki wujud nyata dalam kehidupan, mulai dari perhitungan saham, keseimbangan alam, juga hukum gerak yang mengatur setiap wahana. Harapan dari kami, program kegiatan ini bisa terus dipertahankan dan terus diadakan agar para siswa semakin terbuka wawasannya dan juga berani mengeksplorasi dunia.

Lebih baik capek karena jalan-jalan sambil belajar daripada pusing karena belajar tanpa pernah melihat dunia secara langsung.

Kelompok 5: Felicia Jessie Setyadi X2/08, Keith Matthew Handra X2/16, Shanequa Matana Setiawan Nugroho X2/25