Konten dari Pengguna

Pengaruh Pengenalan Budaya di Lingkungan Sekitar

Ferani Lutfiya Nisa

Ferani Lutfiya Nisa

Mahasiswa Semester Prodi Ekonomi Syariah UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ferani Lutfiya Nisa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Agama termasuk keberagaman budaya. Gambar : Image pexels
zoom-in-whitePerbesar
Agama termasuk keberagaman budaya. Gambar : Image pexels

Kebudayaan sangat beragam di Indonesia

Tahukah anda, jika Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman budayanya? Ya, Negara Indonesia adalah negara yang terkenal dengan keberagaman budayanya. Negara kepulauan dengan 34 provinsi ini memiliki beragam budaya yang berbeda di setiap daerah inilah yang membuktikan bahwa Indonesia kaya akan budaya, seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki beragam suku. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Setiap suku pasti mempunyai budaya adat istiadat yang berbeda dan sudah pasti memiliki ciri khas yang unik.

Harusnya kita bangga atas keberagaman budaya yang kita miliki. Mulai dari seni tari, seni patung, rumah adat, alat musik, baju adat, dan makanan khas daerah hingga upacara adatnya. Budaya merupakan peninggalan yang diwariskan oleh nenek moyang kita, supaya budaya yang kita miliki tidak luntur ataupun hilang maka kita yang harus menjaga dan melestarikannya. Walaupun budaya asing mudah masuk ke Indonesia lewat era globalisasi, tetapi kekentalan budaya yang telah lahir sejak nenek moyang harus tetap dijaga turun-temurun karena budaya kita adalah jati diri kita.

Banyak budaya Indonesia yang telah diakui di dunia dan terkenal di berbagai negara, contohnya adalah tari saman, alat musik angklung, tari piring, tari kecak, wayang, dan masih banyak lagi. Kita seharusnya bersedih karena budaya yang kita miliki ternyata lebih dihargai oleh negara lain bahkan kita sebagai rakyat Indonesia kita wajib mengetahui budaya yang kita miliki. Tidak hanya mengetahui tetapi marilah kita mengenal lebih dekat budaya kita ini. Jika kita mengenal dan mengetahui budaya kita sendiri berati kita sudah bisa di cap sebagai orang yang cinta budaya

Kecintaan terhadap budaya itu sangat penting karena salah satu wujud peduli dan pengakuan kita terhadap budaya itu sendiri. Ada seseorang mengatakan, “Saya adalah orang yang cinta budaya” kata cinta pada kutipan tersebut seharusnya tak sekadar NATO ( No Action Talk Only ). Bukti cinta budaya itu tidak cukup pengakuan tetapi juga butuh aksi nyata yang membuktikan bahwa kita cinta budaya, tidak harus semuanya kita terapkan, tetapi cukup wajib mengenal dan mengetahui budaya tersebut itu sudah cukup, tetapi alangkah baiknya bila kita menjaga dan melestarikan warisan dari nenek moyang kita ini yaitu budaya kita sendiri.

Banyaknya budaya yang kita miliki, pasti banyak juga perbedaan pandangan yang luas sehingga kita harus menerapkan keseimbangan antara budaya dengan toleransi adat istiadat. Indonesia memiliki banyak suku yang setiap sukunya memilki budaya yang berbeda-beda dan beragam. Indonesia mempunyai satu panutan yaitu Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks ini mungkin bisa kita artikan bahwa walaupun kita memiliki budaya yang beragam dan berbeda-beda tetapi kita tetap satu yaitu budaya.

Perbedaan Kebudayaan yang mendalam

Perbedaan budaya yang kita miliki di setiap suku itu adalah anugerah, karena dari perbedaan kita bisa belajar dan memahami satu sama lain dan perbedaan tersebut dimaksudkan agar kita bisa saling melengkapi. Jangan pernah berpikir bahwa perbedaan akan membawa perpecahan, tetapi dari perbedaan budaya ini justru kita satu karena perbedaan tersebut.

Bagaimanakah cara agar perbedaan-perbedaan yang mencolok tersebut dapat kita satukan? sebagian besar orang pasti akan menjawab sikap toleransi, tetapi menurut saya sikap toleransi itu belum bisa mewujudkan keseimbangan antar budaya. Dia hanya mewujudkan sikap saling menghormati dan menghargai. Memang benar sikap toleransi, saling menghormati dan menghargai itu sangat penting tetapi kita perlu tindakan yang nyata untuk mewujudkan itu semua.

Menurut saya, akan lebih baik bila setiap tahunnya diadakan acara budaya tahunan, expo budaya, atau lomba seni untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Saya yakin dengan acara-acara seperti itu, masyarakat akan lebih mudah mengenal budayanya sendiri dan saling mengenal budaya di tiap daerah. Acara-acara tersebut membuktikan bahwa kita adalah generasi cinta budaya dan itu menunjukkan tindakan pelestarian budaya yang kita lakukan.

Selain lewat acara-acara kebudayaan, kita juga bisa mempromosikan budaya lewat media massa seperti memasukkan unsur-unsur budaya di iklan atau membuat channel televisi tentang budaya yang mengisahkan kebudayaan Indonesia setiap harinya, membuat situs budaya Indonesia yang khusus membahas mengenai budaya di Indonesia, menerbitkan majalah budaya atau di dalam koran berita disisipkan 1 -2 lembar halaman yang membahas mengenai budaya Indonesia. Media massa dirasa sangat bagus untuk membagikan berbagai informasi mengenai budaya dan jangkauan penyebaran informasi juga sangat cepat dan mudah untuk dijangkau semua orang.

Menurut saya tindakan-tindakan tersebut bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap budayanya sendiri karena masyarakat akan lebih mudah mengetahui budaya yang kita miliki lewat informasi tentang budaya yang telah tersedia di mana saja, lalu masyarakat juga dapat mengapresiasikan kecintaannya terhadap budaya lewat ajang kebudayaan, seperti mengikuti lomba seni dan kebudayaan ataupun mengikuti acara-acara kebudayaan itu merupakan salah satu bentuk pelestarian dan tingkat kepedulian kita untuk menjaga budaya kita sendiri. Ketika masyarakat saling mengenal budaya satu sama lain dan memahami budayanya sendiri, maka terciptanya keseimbangan antar budaya pasti akan mudah kita raih.

BERBEDA KARENA BUDAYA BERSATU KARENA CINTA BUDAYA

SALAM BUDAYA!!

FERANI LUTFIYA NISA_Mahasiswa UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto