Penyuluhan Eco-Friendly Environment dan Pengelolaan Sampah 3R di Desa Kramat

Mahasiswa Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Feza Denis Nicola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kramat, Juli 2024 – Sebuah kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang ramah lingkungan serta penerapan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) dalam pengelolaan sampah digelar di Desa Kramat, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, pada hari Kamis, 25 Juli 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro.
Penyuluhan ini dihadiri warga desa yang antusias untuk belajar lebih dalam mengenai bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Kramat, Rahayu, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk dari penanganan sampah yang tidak bijaksana.
"Jika kita tidak mulai melakukan perubahan dari sekarang, maka generasi mendatang yang akan menanggung akibatnya," ujar Ibu Rahayu. Ia juga berharap bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi langkah awal dalam upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Desa Kramat.
Penyuluhan menjelaskan secara rinci mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai strategi pengelolaan sampah yang efektif. "Mengurangi produksi sampah (Reduce), memanfaatkan kembali barang-barang yang masih layak pakai (Reuse), serta mendaur ulang material yang dapat diolah kembali (Recycle) adalah langkah-langkah yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi beban lingkungan," jelas Feza Denis Nicola sebagai narasumber.
Warga desa juga diberikan contoh nyata tentang cara menerapkan konsep 3R, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membuat kompos dari sampah organik, dan memanfaatkan barang-barang bekas untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, diadakan pula sesi tanya jawab yang interaktif, di mana warga bisa menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman mereka terkait pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.
Dalam sesi penutup, peserta penyuluhan diajak untuk berkomitmen menerapkan apa yang telah mereka pelajari, dengan harapan Desa Kramat bisa menjadi pelopor dalam penerapan prinsip 3R di Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian tempat sampah yang telah dipisahkan untuk sampah organik dan anorganik kepada warga desa sebagai langkah awal implementasi di rumah masing-masing.
Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Kramat untuk terus berinovasi dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bijak dan berkelanjutan.
