Konten dari Pengguna

Strategi & Saluran Komunikasi Pemasaran yang Efektif

Fia Khofifah Paramadina

Fia Khofifah Paramadina

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fia Khofifah Paramadina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

credit : penulis
zoom-in-whitePerbesar
credit : penulis

Saluran komunikasi pemasaran sendiri memiliki definisi yaitu berbagai sumber yang digunakan pemasar untuk mengirimkan pesan informasi kepada calon konsumen. Saat ini sudah banyak sarana untuk memasarkan produk kita, seperti pemasaran dengan televisi, radio, media sosial, poster, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun, mana yang paling efektif digunakan di saat seperti sekarang ini? Di zaman yang sudah maju dan teknologi berkembang pesat, manakah yang paling efektif yang harus kita pilih sebagai pemasar untuk memasarkan produk kita?

Sebenarnya semua saluran komunikasi akan efektif jika sesuai dengan target pasar yang dituju. Namun jika dilihat di era modern, saluran komunikasi pemasaran yang paling efektif adalah media sosial/internet. Karena mudah diakses oleh khalayak luas dan menghemat biaya pemasaran.

Ada beberapa tips untuk membangun strategi komunikasi pemasaran yang efektif, yaitu :

  1. Buatlah pesan/informasi secara sederhana dan mudah dipahami oleh konsumen. Pesan yang efektif dan singkat dapat langsung masuk ke benak konsumen tanpa adanya rasa kebingungan yang muncul dari konsumen.

  2. Ikuti trend yang sedang marak terjadi sesuai dengan perkembangan zaman. Kebutuhan masyarakat/calon konsumen akan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan zaman, kita harus pintar-pintar dalam mengikuti trend agar dapat membuat produk yang sesuai.

  3. Fokus pada nilai yang ingin ditawarkan, seperti kualitas produk ataupun keunggulan produk. Kita harus jujur mengenai kualitas produk/keunggulan produk, sampaikan nilai yang baik agar konsumen merasa aman dan nyaman saat menggunakan produk.

  4. Lakukan interaksi secara intens dengan konsumen, serta selipkan testimoni dari setiap pelanggan. Dengan adanya testimoni, konsumen akan lebih percaya akan produk yang kita jual.

  5. Gunakan bahasa yang emosional, seperti kalimat pembujukan atau rayu. Emosional disini bukan berarti mengundang amarah seseorang. Tetapi, menggunakan bahasa emosional bisa dilakukan dengan menuliskan bahasa yang persuasif. Pemakaian bahasa yang tepat akan membuat pesan memberikan kesan yang mendalam di hati konsumen. Gunakanlah bahasa yang membujuk, memotivasi, memberi semangat dan juga menggembirakan agar konsumen bisa merasakan pesan dari sebuah produk.

Demikianlah penjelasan mengenai strategi komunikasi pemasaran serta tips untuk mewujudkannya. Melalui beberapa tips di atas, semoga bisa membantu meningkatkan penjualan lebih optimal. Selamat mencoba!