Konten dari Pengguna

Tips agar Tetap Fokus saat Membaca dalam Hati

Fikriyah Layaly

Fikriyah Layaly

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fikriyah Layaly tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: https://www.canva.com/id_id/
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: https://www.canva.com/id_id/

Kegiatan membaca adalah kegiatan yang bertujuan untuk mencari sumber pengetahuan atau informasi dan bagian yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Membaca merupakan suatu proses yang kompleks dan rumit, hal itu karena membaca melibatkan berbagai faktor baik faktor internal maupun faktor internal dari si pembaca. Oleh karena itu, saat seseorang sedang membaca dibutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk dapat memperoleh informasi, memahami isi atau arti dan makna bacaan serta memahami intensi atau maksud dari penulis.

Dalam proses membaca setiap orang berbeda-beda, ada yang merasa dirinya lebih efektif ketika membaca nyaring dan ada yang lebih merasa efektif ketika membaca dalam hati. Pada dasarnya kedua proses membaca tersebut sama-sama membutuhkan konsentrasi. Kegiatan membaca dalam hati pada umumnya dilakukan oleh orang dewasa atau sudah lulus sekolah. Di sekolah khususnya sekolah dasar kegiatan membaca yang paling sering dilakukan adalah kegiatan membaca nyaring. Ketika seseorang sudah mempunyai keterampilan dalam berbahasa biasanya lebih sering melakukan kegiatan membaca dalam hati. Pada kenyataannya pun kegiatan membaca yang dilakukan selama hidup kita adalah kegiatan membaca dalam hati. Alasan utama banyak orang melakukan kegiatan membaca dalam hati, yaitu agar tidak mengganggu orang sekitar dan lebih fleksibel (bisa dilakukan di mana saja).

Sebelum mengetahui tips agar tetap fokus saat membaca dalam hati, ketahui terlebih dahulu konsep dasar dari membaca dalam hati. Pada hakikatnya membaca dalam hati merupakan kegiatan membaca yang dilakukan tanpa mengeluarkan suara atau senyap. Membaca dalam hati adalah kegiatan membaca yang menggunakan ingatan visual serta melibatkan pengaktifan mata dan ingatan (indra mata dan otak). Menurut Tarigan, membaca dalam hati lebih menekankan terhadap pemahaman isi bacaan. Hal ini sejalan dengan tujuan dari membaca dalam hati, yaitu untuk memperoleh informasi. Pemahaman merupakan tujuan utama dari dari kegiatan membaca dalam hati. Unsur utama dari membaca dalam hati adalah pemahaman dan kecepatan. Proses membaca dalam hati dimulai dari menatap bacaan sampai akhirnya informasi bacaan tersebut diolah dalam otak.

Banyak faktor yang membuat kita sulit untuk fokus ketika membaca, salah satunya, seperti suasana yang membuat kita menjadi sulit untuk tetap fokus. Kebisingan biasanya menjadi gangguan eksternal yang sering terjadi saat kita sedang membaca dan mengakibatkan terjadinya subvokalisasi. Subvokalisasi akan membuat seseorang membaca kata demi kata. Subvokalisasi harus dihindarkan saat membaca dalam hati. Hal itu karena subvokalisasi akan menghambat kecepatan membaca karena lebih memperhatikan bagaimana melafalkan secara benar daripada memahami isi atau ide yang terkandung dalam kata-kata yang sedang dibaca. Jadi, dapat disimpulkan bahwa gangguan yang terjadi saat membaca akan mempengaruhi setiap bagian dari proses membaca.

Untuk menghindari gangguan membaca yang menyebabkan hilangnya fokus. Berikut adalah tips agar tetap fokus saat membaca dalam hati:

  1. Pilihlah tempat yang nyaman dan tenang serta hindari suasana yang ramai;

  2. Hindari bermain handphone atau gadget lainnya saat membaca karena dapat merusak fokus;

  3. Ketika membaca jangan sambil berbicara dengan orang di sekitar;

  4. Pilihlah waktu yang tepat ketika ingin membaca buku;

  5. Jangan membaca sambil bergerak, seperti menggoyangkan kaki ataupun membaca sambil memutarkan pulpen;

  6. Jangan membaca sambil tiduran;

  7. Aturlah kecepatan membaca. Kecepatan dalam membaca bervariasi, sesuai dengan tujuan, keperluan, dan bahan bacaan;

  8. Gunakan alat bantu untuk menjaga fokus, seperti menggunakan jari, pensil atau petunjuk lainnya ketika ingin fokus kembali ke tulisan;

  9. Meningkatkan keterampilan membaca;

  10. Jangan bergumam ketika membaca atau menggerekkan bibir meskipun tidak mengeluarkan suara;

  11. Berlatih mengendalikan mata;

  12. Mengatur sudut baca. Menurut pakar mata, sudut yang paling tepat ketika seseorang membaca buku adalah 60 derajat;

  13. Membiasakan diri untuk rajin membaca buku. Semakin sering membaca buku maka akan memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi;

  14. Memiliki motivasi yang tinggi untuk membaca.

Cara di atas dapat anda lakukan ketika anda mengalami sulit fokus saat membaca. Pentingnya konsentrasi saat membaca untuk memahami ide dan isi serta informasi dari bacaan tersebut. Masih banyak orang yang mengalami kesulitan untuk tetap fokus saat membaca dan biasanya berasal dari faktor internal pembaca itu sendiri.