Konten dari Pengguna

Public Speaking: Keterampilan Penting yang Menentukan Kinerja Karyawan

Abdah Roghibah Fillah

Abdah Roghibah Fillah

Mahasiswa Universitas Pamulang

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdah Roghibah Fillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar 1. Ilustrasi dibuat dengan AI, 2026.
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Ilustrasi dibuat dengan AI, 2026.

Pernahkah kamu melihat dua orang karyawan yang memiliki kemampuan teknis yang sama, tapi satu di antaranya selalu punya ide yang didengar dan dipikirkan, sedangkan ide orang lain malah tidak pernah dianggap? Salah satu cara untuk menjawabnya adalah dengan memperhatikan hal yang sering diabaikan, yaitu kemampuan berbicara di depan orang banyak atau public speaking.

Banyak orang menganggap public speaking hanya dibutuhkan oleh pembawa acara atau orang yang memberi ceramah. Padahal di tempat kerja, kemampuan ini digunakan hampir setiap hari. Mari kita lanjutkan membahas mengapa keterampilan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja dari tenaga kerja manusia.

Apa Sebenarnya Public Speaking di Dunia Kerja?

Public speaking tidak selalu berarti berbicara di atas panggung. Di kantor, kemampuan ini terlihat ketika kita mempresentasikan sesuatu kepada klien, menyampaikan pendapat di dalam rapat, melaporkan kemajuan pekerjaan kepada atasan, serta berdiskusi dengan teman satu tim.

Intinya, berbicara di depan umum adalah kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan jelas, terstruktur, dan sesuai dengan audiens yang mendengarkan. Bagaimana mungkin suatu ide bisa diterima jika orang yang mendengarkannya tidak mengerti artinya?

Mengapa Komunikasi Memengaruhi Kinerja?

Kinerja seorang karyawan tidak hanya dinilai dari hasil yang dicapai, tetapi juga dari cara mereka melakukan dan menjelaskan pekerjaannya. Bayangkan seorang karyawan punya ide untuk memperbaiki cara kerja tim. Jika ide tersebut dijelaskan terlalu rumit, atasan mungkin bingung dan teman kerja bisa memahami dengan salah.

Ide yang disampaikan secara terstruktur, menggunakan bahasa yang tepat, dan didukung oleh alasan yang masuk akal akan lebih mudah dipahami. Keputusan bisa diambil lebih cepat, dan kerja sama di dalam tim jadi lebih mudah diatur. Komunikasi yang baik bisa mencegah munculnya kesalahpahaman yang sering kali menyebabkan tugas tertinggal atau dikerjakan lebih dari satu kali.

Manfaat yang Bisa Dirasakan Karyawan

Karyawan yang sering berbicara di depan banyak orang biasanya merasakan beberapa keuntungan berikut ini.

Pertama, rasa percaya diri meningkat. Semakin sering latihan, seseorang semakin percaya diri dan tidak mudah bingung atau ragu ketika harus menyampaikan pendapat.

Kedua, komunikasi menjadi lebih efektif. Public speaking mengajarkan seseorang untuk menyusun pesan terlebih dahulu sebelum menyampaikannya, sehingga informasi yang diberikan menjadi lebih mudah dipahami dan terorganisasi dengan baik.

Ketiga, kerja sama tim lebih lancar. Setiap orang dalam tim bisa lebih mudah memberikan respons dan membicarakan masalah yang timbul.

Keempat, ide lebih mudah tersampaikan. Idea yang baik tidak akan berguna jika hanya ada di dalam pikiran saja.

Bagaimana Cara Melatihnya?

Berita gugupnya, berbicara di depan umum adalah kemampuan yang bisa diasah terus-menerus. Langkah pertama adalah memahami materi yang akan dibicarakan, karena pemahaman yang baik membuat seseorang lebih percaya diri saat berbicara.

Selanjutnya, gunakan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan yang mendengar. Bahasa yang terlalu sulit justru mengurangi kemampuan pesan untuk dipahami. Latihan juga sangat membantu, seperti berbicara di depan cermin atau merekam suara dan video diri sendiri, kemudian memeriksa cara berbicara, suara, dan gerakan tubuh.

Terakhir, belajarlah menjadi pendengar yang baik. Komunikasi tidak hanya tentang cara kita berbicara, tetapi juga tentang memahami apa yang orang lain pikirkan dan apa yang mereka butuhkan saat berbicara dengan kita.

Peran Perusahaan dalam Mengembangkannya

Pengembangan SDM tidak berhenti pada kemampuan teknis. Perusahaan bisa memberi kesempatan kepada karyawan untuk terus belajar dan berkembang dengan cara melakukan presentasi internal, berdiskusi, mengikuti pelatihan komunikasi, atau mengikuti forum berbagi ilmu. Dengan kesempatan tersebut, karyawan terbiasa menyampaikan ide dalam berbagai situasi. Bagi karyawan, keterampilan ini juga berguna untuk pekerjaan baru yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang lebih baik.

Tantangan yang Sering Muncul

Meski manfaatnya banyak, berlatih berbicara di depan umum tidak selalu terasa mudah. Perasaan takut sering kali membuat seseorang tidak berani menyampaikan pendapat di depan orang banyak. Kerja yang padat sering membuat jadwal latihan terabaikan. Selain itu, ada orang yang mengira kemampuan ini hanya soal bakat yang sudah diberikan dari lahir, padahal sebenarnya bisa dipelajari juga. Kuncinya adalah memulai dari hal-hal kecil, misalnya menyampaikan satu pendapat singkat saat rapat.

Penutup

Pada akhirnya, berbicara di depan banyak orang itu bukan hanya soal mampu tampil saja. Di dunia kerja, keterampilan ini membantu karyawan menyampaikan informasi, ide, dan pendapat dengan lebih jelas dan terasa percaya diri.

Kinerja seorang karyawan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknisnya saja, tetapi juga oleh kemampuannya berkomunikasi dengan orang lain dan bekerja sama dalam tim. Maka itu, belajar berbicara di depan umum bisa menjadi cara sederhana namun bermanfaat untuk meningkatkan kualitas SDM agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.