The Chemistry of Happiness: Eksplorasi Makna Kehidupan dan Pencarian Jati Diri

Mahasiswa Psikologi - Universitas Brawijaya
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Fiori Rania Inzandra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"The joy of life comes from our encounters with new experiences, and hence there is no greater joy than to have an endlessly changing horizon, for each day to have a new and different sun." -Christopher McCandless.
Kesejahteraan Subjektif dan Faktor Biokimiawi
Kesejahteraan subjektif, menurut beberapa ahli biologi, tidak ditentukan oleh parameter luar seperti kekayaan, hubungan sosial, atau kebebasan politik. Sebaliknya, kesejahteraan ini diatur oleh mekanisme biokimiawi dalam sistem saraf kita, termasuk neuron dan sinapsis, serta zat biokimiawi seperti serotonin, dopamin, dan oksitosin. Sensasi nikmat yang kita rasakan, seperti saat menemukan cinta sejati atau memenangkan lotre, adalah hasil lonjakan hormon dalam aliran darah kita. Namun, sensasi nikmat ini hanya sementara karena lonjakan hormon tersebut tidak pernah berlangsung selamanya.
Manipulasi Sistem Biokimiawi untuk Kebahagiaan
Salah satu cara agar seseorang dapat merasakan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lama adalah dengan memanipulasi sistem biokimiawi mereka. Dengan menyadari bahwa key of happiness terletak pada sistem biokimiawi kita, kita dapat fokus pada hal-hal yang benar-benar membuat kita bahagia, daripada menyia-nyiakan waktu untuk politik, reformasi sosial, atau ideologi. Kebahagiaan sejati terdiri dari memandang kehidupan sebagai sesuatu yang bermakna dan berarti. Hidup yang bermakna dapat luar biasa memuaskan bahkan di tengah kesusahan, sementara hidup yang tidak bermakna adalah siksaan berat tidak peduli betapapun nyamannya.
Christopher McCandless: Pencarian Makna dalam Hidup
Kisah hidup Christopher McCandless, yang diabadikan dalam buku dan film "Into the Wild", memberikan ilustrasi nyata tentang pencarian makna dan kebahagiaan dalam hidup. McCandless meninggalkan kehidupan yang nyaman dan penuh privilege untuk menjelajahi alam liar Alaska, mencari kebahagiaan dan makna di luar batas-batas kehidupan konservatif. Meskipun akhirnya ia meninggal dalam kondisi yang tragis, perjalanannya menunjukkan upaya manusia untuk mencari kebahagiaan yang mendalam daripada yang ditawarkan oleh masyarakat materialistik.
Kebahagiaan dan Makna Kehidupan dalam Berbagai Perspektif
Perspektif Buddhis
Menurut perspektif Buddhis, kebahagiaan sering disalahartikan sebagai perasaan nikmat sementara penderitaan diartikan dengan perasaan tidak enak. Perasaan kita hanyalah getaran sementara yang berubah setiap saat. Orang sering menghabiskan hidup mereka untuk mengejar sensasi nikmat dan menghindari rasa sakit tanpa menyadari bahwa mereka tidak sama dengan perasaan-perasaan mereka. Perburuan yang tiada henti terhadap perasaan-perasaan tertentu hanya membuat seseorang terjebak dalam kesengsaraan.
Perspektif Liberalisme
Liberalisme menjunjung tinggi perasaan subjektif individu, dimana apa yang baik dan buruk, indah dan jelek, semuanya ditentukan oleh perasaan individu itu sendiri. Sebaliknya, banyak agama dan ideologi-ideologi lainnya menyatakan adanya patokan yang objektif bagi suatu gambaran kebaikan dan keindahan yang ideal. Mereka meragukan perasaan dan pilihan orang, mengingatkan kita bahwa kebanyakan orang tidak mengenal dirinya sendiri dan mungkin tidak mengenali kebahagiaan sejati.
Pelajaran dari Kisah McCandless
Kisah McCandless mengajarkan kita bahwa pencarian makna dan kebahagiaan adalah perjalanan yang sangat personal. Meskipun perasaan subjektif penting, kebahagiaan sejati mungkin terletak pada menemukan dan memahami makna yang lebih dalam dari kehidupan kita. Ini bukanlah pencarian yang dapat diukur dengan kekayaan atau status sosial, tetapi melalui refleksi mendalam terhadap diri sendiri dan dunia di sekitar kita. Seperti yang dicontohkan oleh McCandless, meskipun pencariannya berakhir dengan tragis, perjalanan McCandless adalah ekspresi dari kebebasan dan pencarian makna hidup yang melampaui batasan-batasan yang konservatif.
Pada akhirnya, kesejahteraan subjektif adalah hasil dari interaksi kompleks antara faktor biokimiawi dan persepsi kita tentang makna dalam kehidupan. Kisah hidup Christopher McCandless mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati mungkin tidak dapat ditemukan melalui kekayaan atau status sosial, tetapi melalui pencarian makna yang mendalam mengenai kehidupan dan pemahaman diri sendiri. Dalam dunia yang sering kali berfokus pada perasaan nikmat yang sementara, penting untuk mengingat bahwa kebahagiaan sejati berasal dari makna yang kita temukan dan berikan pada kehidupan kita sendiri.
Referensi:
Harari, Y. N. (2015). Sapiens. Harper.
McCandless, C. J., Barnes, M. E., McCandless, W., Horton, H., & Davis, G. J. (2011). Back to the wild: the photographs and writings of Christopher McCandless. St. George, Utah, Twin Star Press, Inc.
