Konten dari Pengguna

Buah Keledang: Buah Eksotis Kalimantan yang Kaya Manfaat

Firsta Ninda Rosadi

Firsta Ninda Rosadi

Dosen Universitas Andalas

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Firsta Ninda Rosadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Buah Keledang (sumber: shutterstock.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Buah Keledang (sumber: shutterstock.com)

Buah Keledang (Artocarpus lanceifolius), merupakan buah eksotis yang berasal dari Asia Tenggara, terutama dari Pulau Kalimantan di Indonesia. Buah keledang masih satu keluarga dengan nangka, cempedak, dan sukun, termasuk dalam famili Moraceae. Keledang juga ditemukan di Malaysia serta Thailand, dan telah dikenal serta dimanfaatkan oleh masyarakat lokal selama ratusan tahun, baik sebagai sumber pangan maupun obat tradisional.

Keledang biasanya tumbuh liar di hutan-hutan tropis, namun di beberapa daerah, pohon ini juga mulai dibudidayakan. Di Kalimantan, keledang digunakan oleh masyarakat adat sebagai sumber makanan maupun bahan kayu. Bahkan, di beberapa daerah, pohon ini dianggap memiliki nilai spiritual dan digunakan dalam berbagai ritual adat.

Buah keledang memiliki bentuk yang unik, mirip dengan buah cempedak atau nangka, namun ukurannya lebih kecil. Kulitnya berwarna kuning hingga oranye ketika matang, dengan tekstur kulit yang kasar dan berduri halus. Ukurannya berkisar antara 10 hingga 20 cm. Daging buah keledang berwarna oranye cerah, dengan tekstur yang lembut dan rasa yang manis, mirip dengan kombinasi rasa antara nangka dan mangga. Bau buah ini juga cukup khas, meskipun tidak sekuat durian atau cempedak. Pohon keledang dapat tumbuh hingga ketinggian 25 hingga 30 meter dengan diameter batang mencapai 60 cm. Daunnya lonjong dengan ujung runcing, serta memiliki warna hijau tua yang mengkilap. Pohon ini termasuk pohon yang tahan terhadap kondisi tanah yang kurang subur, sehingga sering ditemukan di hutan sekunder atau daerah-daerah yang tidak terlalu padat penduduk.

Buah keledang kaya akan nutrisi penting yang baik untuk kesehatan. Beberapa kandungan nutrisi dalam buah keledang meliputi:

  • Karbohidrat: Sebagai sumber energi utama.

  • Serat: Membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit.

  • Vitamin A dan C: Penting untuk kesehatan mata, kulit, dan sistem kekebalan tubuh.

  • Mineral: Seperti kalium, kalsium, dan fosfor, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan fungsi jantung.

  • Antioksidan: Membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat mencegah penuaan dini dan penyakit kronis.

Ilustrasi Buah Keledang yang sudah Matang (sumber: shutterstock.com)

Buah keledang dikenal tidak hanya karena kelezatannya, tetapi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan dan kegunaan lain yang berharga, seperti:

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah keledang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit.

  2. Membantu mengatasi masalah pencernaan

    Kandungan serat yang tinggi dapat membantu mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit.

  3. Sumber energi alami

    Buah ini mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi instan, menjadikannya camilan yang baik untuk meningkatkan stamina.

  4. Menjaga kesehatan mata

    Kandungan vitamin A dalam keledang baik untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah degenerasi makula.

  5. Antioksidan alami

    Keledang mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Selain dimakan langsung, daging buah keledang sering diolah menjadi manisan, jus, atau bahan campuran dalam kue dan dessert. Di beberapa daerah, biji keledang juga dimanfaatkan dengan cara direbus atau dipanggang untuk dijadikan camilan. Dari segi kegunaan lain, kayu dari pohon keledang juga dikenal kuat dan tahan lama, sering digunakan oleh masyarakat lokal sebagai bahan bangunan dan perabotan. Pohon ini juga memberikan manfaat ekologis dengan menyediakan habitat bagi berbagai satwa liar di hutan-hutan tropis.