Konten dari Pengguna

Nutrisi Penting dalam Buah Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

Firsta Ninda Rosadi

Firsta Ninda Rosadi

Dosen Universitas Andalas

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Firsta Ninda Rosadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pepaya yang Sudah Matang (sumber: shutterstock.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pepaya yang Sudah Matang (sumber: shutterstock.com)

Pepaya (Carica papaya), merupakan tanaman buah yang berasal dari wilayah tropis Amerika Tengah dan Selatan, khususnya Meksiko bagian selatan dan negara-negara di sekitarnya. Buah pepaya pertama kali dibudidayakan oleh suku-suku asli di wilayah tersebut sebelum kemudian diperkenalkan ke berbagai bagian dunia oleh para penjelajah Spanyol dan Portugis pada abad ke-16. Saat ini, pepaya telah menjadi salah satu buah tropis paling populer di dunia dan tumbuh di banyak negara beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.

Tanaman pepaya berbatang tunggal dengan tinggi mencapai 5 hingga 10 meter. Daunnya besar, berbentuk menjari, dan tersusun spiral di ujung batang. Buah pepaya berwarna hijau saat masih mentah dan berubah menjadi kuning atau oranye saat matang. Daging buahnya berwarna oranye atau merah, bertekstur lembut, dan memiliki biji-biji kecil yang berwarna hitam di bagian tengah. Pepaya juga dikenal sebagai tanaman herbal besar yang dikenal tumbuh dengan cepat. Biasanya, pepaya mulai berbuah dalam waktu 6 hingga 12 bulan setelah ditanam. Tanaman ini tumbuh baik di daerah dengan sinar matahari penuh dan curah hujan yang cukup.

Pepaya kaya akan berbagai nutrisi penting yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah kandungan nutrisi utama dalam pepaya (per 100 gram buah pepaya matang):

  • Kalori: 43 kkal

  • Karbohidrat: 11 gram

  • Serat: 1,7 gram

  • Protein: 0,5 gram

  • Vitamin C: 61 mg (lebih dari 100% kebutuhan harian)

  • Vitamin A: 950 IU (19% kebutuhan harian)

  • Folat: 38 mcg (10% kebutuhan harian)

  • Kalium: 182 mg (5% kebutuhan harian)

  • Kalsium: 20 mg

  • Magnesium: 21 mg

  • Antioksidan: likopen, beta-karoten, flavonoid

Ilustrasi Tanaman Pepaya (sumber: shutterstock.com)

Di samping itu, pepaya memiliki berbagai manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah. Berikut adalah beberapa manfaat pepaya:

  1. Melancarkan Pencernaan

    Pepaya mengandung serat dan enzim papain yang membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Rutin mengonsumsi pepaya dapat meredakan konstipasi dan perut kembung.

  2. Menjaga Kesehatan Mata

    Kandungan vitamin A, terutama beta karoten, pada pepaya dapat menurunkan risiko gangguan penglihatan, termasuk degenerasi makula.

  3. Memelihara Kesehatan Rambut

    Pepaya mengandung vitamin A yang baik untuk memperkuat dan melindungi rambut dari kerusakan. Antioksidan likopen di dalamnya juga merangsang pertumbuhan rambut.

  4. Memulihkan Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

    Likopen dalam pepaya membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan mengurangi kulit kemerahan akibat terbakar sinar matahari.

  5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan vitamin C dan likopen di dalam pepaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

  6. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Pepaya rendah kalori dan tinggi serat, sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Serat dalam pepaya juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Selain itu, pepaya juga memiliki berbagai kegunaan lain yang tidak kalah pentingnya, seperti:

  • Penggunaan dalam Masakan

    Pepaya bisa dimakan langsung atau digunakan dalam berbagai hidangan seperti salad, jus, smoothie, hingga pencuci mulut. Pepaya muda sering digunakan dalam masakan Asia Tenggara, termasuk dalam sayur atau acar.

  • Bahan Kecantikan

    Pepaya sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan rambut karena kandungan enzim dan vitaminnya yang membantu meremajakan kulit, mencerahkan kulit wajah, dan mengatasi masalah kulit seperti jerawat.

  • Pengobatan Tradisional

    Di beberapa budaya, pepaya dan bagian-bagian tanaman lainnya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai kondisi seperti cacingan, infeksi, hingga luka bakar.

  • Pembuatan Enzim

    Enzim papain dari getah pepaya sering diekstraksi dan digunakan dalam industri makanan sebagai pelunak daging, serta dalam obat-obatan dan produk perawatan kulit.