Konten dari Pengguna

Kenali Penyebab Disharmoni Keluarga di Era Modern

Firza Adam

Firza Adam

Mahasiswa UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Firza Adam tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Kekerasan dalam rumah tangga. sumber : https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-wanita-duduk-marah-4379912
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Kekerasan dalam rumah tangga. sumber : https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-wanita-duduk-marah-4379912

Keluarga yang hidup dengan penuh kebahagiaan dan keharmonisan tentunya akan memberikan dampak positif bagi keluarganya sendiri bahkan orang lain. Kebahagiaan dan keharmonisan tersebut membawa ketenangan dan kedamaian dalam kehidupan berkeluarga.

Namun tidak semua orang merasakan kebahagiaan dan keharmonisan di dalam kehidupan berkeluarga. Banyak juga orang yang tidak betah untuk berlama-lama dalam lingkungan keluarganya. Hal ini mungkin karena banyaknya hal yang membuat orang tersebut merasa tidak betah di rumah, seperti perselisihan antara ayah dan ibunya, kekerasan dalam rumah tangga, dan mungkin adanya hak-hak yang tidak terpenuhi antara satu dan lainnya. Disini kita akan membahas apa saja yang menyebabkan terjadinya disharmoni dalam keluarga di era modern ini.

Yang pertama, faktor ekonomi. Setelah berumah tangga, tentunya kebutuhan kita bertambah berkali-kali lipat. Jika kondisi ekonomi tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan akan memicu pertengkaran, karena tidak terpenuhinya kebutuhan berumahtangga.

Yang kedua, minimnya pengetahuan kerumahtanggaan. Banyak sebagian orang yang sudah menjalin hubungan rumah tangga tetapi tidak paham dan kurangnya ilmu dalam urusan rumah tangga. Hal ini bisa memicu disharmoni dalam keluarga karena minimnya pengetahuan tentang rumah tangga. Mereka hanya menjalani hubungan tanpa dibarengi dengan pengetahuan.

Yang ketiga, sikap egosentrisme pasangan. Sikap ini timbul karena belum dewasanya pasangan dalam berhubungan. Hubungan yang baik adalah hubungan yang dilandasi rasa saling menghargai. Jika masih ada egosentrisme antara pasangan, akan ada perselisihan yang berkepanjangan karena mereka terus memikirkan perasaan dirinya masing-masing tanpa memikirkan perasaan pasangannya. Pernah didapati aksi seorang suami membakar istrinya hidup-hidup karena keegoisan antara mereka berdua. Sang suami setelah mabuk membakar istrinya yang tengah sibuk bermain gawai. Sang suami kesal karena sang istri membiarkan rumah berantakan. Dari kasus tersebut dapat dilihat bahwa adanya keegoisan antar pasangan.

Yang keempat, kurangnya komunikasi. Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting terutama dalam kehidupan berumahtangga. Suami istri harus saling berkomunikasi agar tidak salah paham. Dengan komunikasi, disharmoni dalam keluarga akan berkurang karena komunikasi yang baik mengurangi kesalahpahaman antar pasangan.

Yang kelima, kurangnya rasa perhatian. Sebagai keluarga sudah seharusnya memberikan perhatian satu sama lain. Bukan hanya sebelah pihak saja. Perhatian adalah hal yang penting dalam menjaga hubungan keluarga. Suami memberikan perhatian kepada istri dan anak-anaknya. Begitupun istri, memberikan perhatian kepada suami dan anak-anaknya. Sebagai anak juga harus memberikan perhatian kepada orangtuanya. Jika hal ini dikesampingkan, tidak akan terwujud keluarga yang harmonis. Karena tidak adanya perhatian antara anggota keluarga satu sama lain. Hal ini menyebabkan timbulnya rasa cemburu antara anggota keluarga karena mereka tidak mendapatkan perhatian.

Yang keenam, munculnya rasa bosan. Rasa bosan pasti muncul dalam suatu hubungan. Tidak heran jika rasa bosan ini banyak menyebabkan hubungan kandas. Rasa bosan adalah hal yang wajar. Tetapi memilih untuk bertahan adalah suatu pilihan. Hal ini memicu kepada retaknya suatu hubungan keluarga.

Disharmoni keluarga terjadi, karena faktor-faktor diatas. Keluarga yang tidak harmonis akan menyebabkan kerugian terhadap orang yang berada dalam garis keluarga tersebut. Sebaliknya, semakin harmonis keluarga tersebut, semakin tinggi kesenangan dan kebahagiaan yang mereka dapat. Maka dari itu pentingnya menjaga hubungan baik dengan manusia terutama keluarga kita sendiri.

REFERENSI

https://news.detik.com/berita/d-6268137/aksi-keji-suami-di-depok-bakar-hidup-hidup-istri-sendiri