Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Layanan Samsat Tetap Buka

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan muntahan abu vulkanik di sejumlah wilayah dipastikan tidak mengganggu pelayanan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan bahwa seluruh gerai Samsat tetap beroperasi seperti biasa.
Kepastian ini sekaligus menjawab kekhawatiran pemilik kendaraan yang hendak melakukan perpanjangan pajak lima tahunan yang membutuhkan proses cek fisik serta gesek nomor rangka dan mesin yang dilakukan di area luar ruangan.
Kepada kumparan, Kasubdit STNK Regident Korlantas Polri, Kombes Pol Dedy Suhartono, menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada kebijakan untuk menghentikan sementara operasional pelayanan, baik di kantor Samsat induk maupun layanan Samsat Keliling (Samling).
"Pelayanan Samsat tidak ada penghentian sementara, tetap melayani masyarakat seperti biasa," ujar Dedy kepada kumparan, Minggu (6/9/2026).
Kendati demikian, pihak kepolisian terus memantau perkembangan situasi dan eskalasi penyebaran abu vulkanik di lapangan. Diskresi penutupan atau penyesuaian jam operasional hanya akan diambil jika kondisi lingkungan di wilayah tertentu sudah tidak memungkinkan atau membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas.
"Kalau ada (penghentian) itupun dilihat situasi wilayah yang terdampak bencana tersebut," lanjutnya.
Untuk kawasan Jabodetabek serta wilayah yang berdekatan dengan pusat erupsi seperti Banten dan Lampung, Dedy memastikan fasilitas pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan masih berjalan normal tanpa hambatan.
"Wilayah Jabodetabek tetap berlangsung. Untuk wilayah Lampung dan Banten sama, tetap buka," tegas Dedy.
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen kendaraannya diimbau untuk tetap datang ke gerai terdekat dengan memperhatikan kondisi kesehatan mandiri, seperti menggunakan masker dan pelindung mata saat berada di area luar ruangan guna mengantisipasi paparan abu vulkanik.
