Hyundai Buka Suara Soal Kasus IONIQ 5 yang Viral di Medsos

Kasus viral yang melibatkan salah satu konsumen Hyundai IONIQ 5 terkait kendala fitur parkir paralel hingga layanan diler resmi, akhirnya mendapat respons langsung dari manajemen PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).
Jenama Korea Selatan tersebut mengambil sikap kooperatif, diwakili Chief Operating Officer PT HMID Fransiscus Soerjopranoto dengan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan yang dialami oleh konsumennya saat berurusan dengan diler Hyundai Gowa Fatmawati.
"Mewakili dari PT Hyundai Motor Indonesia, manajemennya, dan juga saya secara personal sebagai COO, itu meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Gowa Fatmawati," ujar Franciscus saat memberikan keterangan di Hyundai Gowa Fatmawati, Jumat (21/8/2026).
Franciscus menjelaskan bahwa pelayanan yang didapatkan oleh konsumen tersebut dalam kasus ini dipastikan tidak sejalan dengan standar operasional prosedur (Standard Operating Procedure/SOP) HMID.
Hyundai katanya telah bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak manajemen diler terkait guna mengusut tuntas penyebab munculnya masalah pelayanan dan kendala teknis tersebut.
"Kalau pertanyaannya sesuai dengan prosedur Hyundai, tentunya apa yang terjadi atau yang menjadi permasalahan saat ini itu tidak sesuai dengan standar pelayanan pelanggan kami di Hyundai," tegasnya.
Langkah investigasi mendalam kini tengah berjalan untuk menentukan bentuk penindakan atau sanksi yang tepat sesuai dengan hasil temuan di lapangan.
Tak berhenti di diler Gowa Fatmawati saja, Franciscus menyebut momen ini dijadikan sebagai pembelajaran untuk membenahi seluruh jaringan resmi Hyundai yang tersebar di wilayah Indonesia.
"Kami sudah berkoordinasi dengan diler kami untuk melakukan investigasi dan menindaklanjuti sesuai dengan hasil investigasi mereka. Tentunya ini tidak berlaku hanya untuk jaringan Gowa Fatmawati, tapi berlaku untuk seluruh 100 jaringan yang ada di Indonesia," pungkas Franciscus.
