Kecelakaan Beruntun Bus di Tol Tangerang-Merak, Pengelola Buka Suara

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bus di Tol Kanci Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bus di Tol Kanci Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Pengelola jalan tol Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak (Astra Tol Tamer) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan bus di ruas Tol Tangerang-Merak pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut sempat memicu kemacetan panjang serta menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Insiden tersebut diduga kuat bermula dari aksi nekat sejumlah anggota pencinta bus yang berburu konten visual. Beberapa di antaranya disinyalir nekat berdiri dan berhenti di bahu jalan hingga masuk ke lajur satu untuk mengambil foto dan video rombongan bus yang melaju, hingga memicu manuver mendadak dan pengereman beruntun.

Menanggapi insiden yang membahayakan tersebut, pihak pengelola memastikan petugas di lapangan langsung bergerak cepat sesaat setelah laporan diterima oleh pusat kendali lalu lintas.

Ilustrasi bus pariwisata Foto: yahyaernanda/Shutterstock

"Petugas Astra Tol Tamer bersama pihak terkait langsung melakukan penanganan di lokasi untuk mendukung proses evakuasi dan pengamanan area serta menjaga kelancaran lalu lintas," ujar Dept. Head Sustainability Management & Corporate Communications ASTRA Tol Tangerang-Merak, Uswatun Hasanah, dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Senin (24/8/2026).

Terkait detail kronologi serta proses penindakan hukum terhadap pemburu konten maupun kendaraan yang terlibat, Astra Tol Tamer sepenuhnya menyerahkan hal tersebut kepada kepolisian.

"Terkait kronologi dan penyebab kejadian, kami menghormati proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang," kata Uswatun.

Astra Tol mengingatkan bahwa bahu jalan tol secara hukum hanya diperuntukkan bagi kendaraan dalam situasi darurat (emergency), bukan lokasi penghentian kendaraan apalagi area berburu konten foto dan video.

Ilustrasi kecelakaan bus. Foto: Jaromir Chalabala/Shutterstock

"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas, menyesuaikan kecepatan dengan situasi perjalanan, dan memastikan kondisi pengemudi tetap prima. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama," tutup Uswatun.

instagram embed