Pengalaman Rifat Sungkar Bawa Xforce Hybrid Full Tank , Tempuh 1.100 Km Lebih

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mitsubishi XForce HEV. Foto: dok. Mitsubishi
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi XForce HEV. Foto: dok. Mitsubishi

Perjalanan lintas Jawa hingga Bali sejauh 1.100 kilometer lebih berhasil dituntaskan Rifat Sungkar menggunakan Mitsubishi Xforce Hybrid full tank. Hasilnya di luar dugaan, konsumsi bahan bakar SUV ini sanggup menyentuh angka 1:30 km/liter di beberapa rute.

Pebalap internasional sekaligus Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia itu menceritakan, pengujian dilakukan sebelum mobil tersebut melakoni debutnya di Indonesia.

Mitsubishi XForce HEV. Foto: dok. Mitsubishi

"Waktu kita mau berangkat ke sana (Bali) kan emang targetnya 1.000 km ya. Jadi kita nyetir 1.000 kilo normal-normal aja," buka Rifat kepada kumparan, Senin (5/10).

Namun, saat mobil menyentuh titik akhir di Pulau Dewata Rifat bercerita, angka di odometer dan sisa bahan bakar justru menunjukkan pencapaian yang melampaui ekspektasi awal.

Capaian total perjalanan darat yang dibukukan Xforce rupanya berhasil menembus angka 1.172,7 kilometer.

Rifat Sungkar Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menariknya, jarak seribu kilometer lebih itu diraih hanya dalam satu kali pengisian tangki bahan bakar secara penuh dari titik keberangkatan.

Rifat menyebutkan bahwa sepanjang jalan, indikator efisiensi bahan bakar di layar multi-information display (MID) terus bertengger di tingkat efisiensi yang baik.

"Saya sih enggak lihat-lihat banget satu banding berapa, tapi kelihatannya 1:24, 1:28," ungkapnya.

Bahkan di beberapa lintasan lurus dengan kontur melandai, angka efisiensi bensin di layar instrumen sempat mengoperasikan angka 1:30 km/liter.

Mitsubishi XForce HEV. Foto: dok. Mitsubishi

Menurut Rifat, rahasia efisiensi tersebut tidak lepas dari kontur jalanan Indonesia yang kaya akan kombinasi tanjakan dan turunan.

Kondisi jalan bergelombang dan melandai justru memberi ruang bagi sistem regenerative braking untuk bekerja optimal dalam menyuplai daya listrik kembali.

"Ternyata jalanan tanjakan turunan tuh sangat membantu sekali untuk regenerating," pungkasnya.