Wuling Daftarkan Paten Aira EV, Fix Jadi Nama Model Baru?

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wuling Hongguang Mini EV terpantau melakukan pengujian di Indonesia. Foto: Instagram/@rdvynz.scene
zoom-in-whitePerbesar
Wuling Hongguang Mini EV terpantau melakukan pengujian di Indonesia. Foto: Instagram/@rdvynz.scene

Wuling Motors buka suara terkait munculnya nama “Aira EV” yang terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Nama tersebut belakangan ramai diperbincangkan karena diduga menjadi calon model baru mobil listrik Wuling di Indonesia.

Senior Manager Brand Communication Wuling Motors, Brian Gomgom, menjelaskan bahwa pendaftaran nama tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan. Langkah ini disebut sebagai upaya melindungi aset intelektual yang dimiliki oleh Wuling di pasar domestik.

“Jadi untuk yang Aira EV itu sebenarnya adalah strategi kami dan juga sebenarnya langkah efektif kami untuk mendaftarkan aset intelektual dari Wuling Motors Indonesia,” ujar Brian saat ditemui di Purwokerto, Rabu (3/6/2026) malam.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah nama tersebut akan digunakan untuk produk tertentu. Informasi terkait rencana penggunaan nama tersebut masih belum bisa diungkap ke publik.

Wuling Hongguang Mini EV terpantau melakukan pengujian di Indonesia. Foto: Instagram/@rdvynz.scene

“Kami belum bisa memberikan informasi apa-apa mengenai nama tersebut akan dipakai di produk apa kami belum bisa informasikan,” katanya.

Saat ini, Wuling menyebut perhatian utama perusahaan masih tertuju pada dua model elektrifikasi yang sudah diperkenalkan lebih dulu. Kedua model tersebut menjadi prioritas dalam strategi pemasaran dan edukasi ke konsumen.

“Tetapi yang pasti kami saat ini memang sedang fokus untuk memperkenalkan atau sosialisasikan dua produk yang menggunakan teknologi Wuling yaitu Darion dan juga Eksion,” lanjut Brian.

Sebelumnya berdasarkan data di laman resmi PDKI Kementerian Hukum dan HAM RI, nama Aira EV tercatat telah diajukan dan diterima pada 8 April 2026. Pendaftaran tersebut kemudian dipublikasikan pada 6 Mei 2026 dengan nomor permohonan DID2026030643 atas nama SAIC GM Wuling Automobile Co., Ltd.

Kemunculan nama tersebut juga beriringan dengan beredarnya foto sebuah mobil listrik mungil berbalut kamuflase. Kendaraan tersebut terlihat tengah melakukan pengisian daya di sebuah SPKLU yang diduga berada di lokasi rest area.

Nama Aira ev yang diduga calon nama mobil listrik baru Wuling di laman resmi PDKI Kemenkumham RI. Foto: dok. PDKI Kemenkumham RI

Dokumentasi itu diunggah oleh akun Instagram @rdvynz.scene dan telah mendapat izin untuk dipublikasikan. Meski tertutup kamuflase, sejumlah detail eksterior masih dapat diamati dari bagian depan hingga belakang.

Beberapa ciri yang terlihat antara lain desain lampu membulat di depan dan belakang. Selain itu, bentuk rumah spion disebut menyerupai milik Wuling BinguoEV, serta port pengisian daya berada di bagian depan dengan tipe CCS2 yang diduga sudah mendukung fast charging.

Jika ditarik lebih jauh, karakter desain tersebut memiliki kemiripan dengan model yang telah lebih dulu dipasarkan di China. Salah satunya adalah Wuling Hongguang Mini EV versi terbaru yang meluncur pada 2026.

instagram embed

Di pasar China, model tersebut dipasarkan dalam empat varian dengan rentang harga 44.800 hingga 54.800 yuan. Jika dikonversikan, banderolnya setara sekitar Rp 116,9 juta hingga Rp 143 jutaan sebelum subsidi pemerintah setempat.

Kemunculan berbagai petunjuk tersebut memunculkan spekulasi terkait arah pengembangan produk Wuling di Indonesia. Namun hingga saat ini, perusahaan masih menahan informasi lebih lanjut dan memilih fokus pada model yang sudah diperkenalkan ke publik.

Wuling Hongguang Mini EV 2026. Foto: Wuling