Zenix Jadi Armada Taksi, Toyota: Bukti Teknologi Hybrid Bisa Diandalkan

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Innova Zenix HEV jadi armada taksi Bluebird Prime. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Innova Zenix HEV jadi armada taksi Bluebird Prime. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyambut positif pemilihan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sebagai armada premium Bluebird. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap teknologi hybrid Toyota di sektor transportasi.

Direktur Pemasaran TAM, Bansar Maduma, mengatakan pemilihan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menegaskan kebutuhan armada saat ini semakin mengarah pada efisiensi dan kenyamanan.

"Kami menyambut baik kepercayaan Bluebird yang kembali memilih Toyota, khususnya Kijang Innova Zenix Hybrid EV," buka Bansar kepada kumparan, Kamis (16/7/2026).

Menurut Bansar, kehadiran Zenix Hybrid di layanan taksi premium menunjukkan perubahan tren industri. Kendaraan hybrid kini semakin diterima di segmen fleet.

Toyota Innova Zenix HEV jadi armada taksi Bluebird Prime. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Bluebird menggunakan 300 unit Zenix Hybrid. Armada tersebut akan difokuskan untuk operasional awal di wilayah Jabodetabek.

"Pemilihan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kualitas, kenyamanan, efisiensi bahan bakar, serta keandalan mobil Hybrid EV Toyota dalam mendukung kebutuhan operasional dan memberikan layanan mobilitas yang nyaman kepada pelanggan," lanjutnya.

Toyota Innova Zenix HEV jadi armada taksi Bluebird Prime. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Toyota dan Bluebird sendiri bukan pertama kali bekerja sama. Sebelumnya, kedua perusahaan juga menghadirkan armada berbasis Toyota Transmover.

Bansar menegaskan bahwa unit yang digunakan tetap merupakan model yang tersedia di pasar. Penyesuaian hanya dilakukan sesuai kebutuhan operasional masing-masing pengguna fleet.

Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Lebih lanjut, Bansar menyampaikan, kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem transportasi yang lebih efisien. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari dorongan menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia.