Dosen Itera Konversi Kotoran Sapi menjadi Biogas di CV Sanjaya Group

Pembelajar, Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Sumatera
Tulisan dari Fitrah Qalbina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Energi merupakan kebutuhan dasar manusia, yang selalu meningkat sejalan tingkat kehidupan. Penggunaan energi di Indonesia masih sebagian besar berasal dari fosil, terutama penggunaan energi tak terbarukan yang bersumber dari minyak bumi dan batu bara. Sehingga, diperlukan energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi yang sumbernya terbarukan.
Salah satu energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan adalah limbah ternak yang dapat dikonversi menjadi biogas. Biogas merupakan gas yang mudah terbakar dari proses fermentasi (penguraian) organik oleh bakteri anaerob (bakteri yang dapat hidup tanpa adanya oksigen di udara).
Dosen Program Studi Teknik Mesin, Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pengabdian kepada masyarakat (PkM) di CV Sanjaya Farm (11/08). PkM ini terlaksana melalui hibah Pengabdian kepada Masyarakat Itera 2021 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Itera.
CV Sanjaya Farm sebagai mitra berlokasi Jl. Pulau Singkep no. 59 Gg. Duadi Sukabumi, Bandar Lampung. Ketua Tim Pengabdian, Latifa Putri Afisna menjelaskan, mitra ini dipilih karena bergerak dibidang peternakan sapi. Selain itu, CV Sanjaya Farm memiliki beberapa permasalahan. Vicky F. Sanjaya, selaku pemilik CV menjelaskan bahwa limbah yang dihasilkan dari peternakan belum termanfaatkan dengan baik. Sehingga mempengaruhi lingkungan di sekitar peternakan.
Oleh karena itu, Tim PkM dari Teknik Mesin Itera menawarkan solusi untuk mengolah limbah kotoran sapi menjadi biogas. Nantinya, biogas ini dapat dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar LPG untuk memasak.
Sebagai pengembangan lebih lanjut hasil dari biogas dapat dikonversi menjadi energi listrik sebagai alternatif penerangan. Dengan pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas ini diharapkan dapat menjadi solusi dari limbah dan mendukung green environment di CV Sanjaya Farm.
Selain melibatkan beberapa dosen, PkM ini juga melibatkan mahasiswa Teknik Mesin Itera. Hal ini agar mahasiswa dapat mempelajari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mereka pelajari diperkuliahan dan membantu dalam proses pembelajaran dan penelitian.
Selain itu, saat ini Itera senantiasa berusaha pengambil peran dalam penerapan teknologi kepada masyarakat, terutama melalui Program Penelitian dan PkM. Dengan demikian, diharapkan Itera dapat membantu masyarakat secara umum dan CV Sanjaya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.
