Konten dari Pengguna

Pentingnya Menjaga Kondisi Tubuh dan Kebersihan Diri Ketika Menstruasi

Fiza Zovanka Putri Cahyani

Fiza Zovanka Putri Cahyani

Mahasiswa S1-Keperawatan Universitas Diponegoro

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fiza Zovanka Putri Cahyani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peserta Kegiatan Penyuluhan Harmoni Siklus
zoom-in-whitePerbesar
Peserta Kegiatan Penyuluhan Harmoni Siklus

Batang (29/07/2024) – Menstruasi merupakan tanda bahwa seorang perempuan sudah memasuki masa pubertas. Menstruasi pertama (menarche) biasa terjadi dalam rentang usia 10-16 tahun. Sebagai seorang perempuan yang mengalami siklus menstruasi setiap bulan, sangat penting jika dari masa remaja dapat menjaga kebersihan dan kondisi tubuh ketika menstruasi sehingga dapat menghindari dari berbagai penyakit seperti keputihan tidak normal, gatal dan iritasi pada daerah kemaluan, infeksi saluran kemih, dan anemia.

Menjaga kesehatan dan kebersihan diri selama menstruasi dapat dilakukan dengan menggunakan pembalut yang bersih, mengganti pembalut sesering mungkin, mencuci tangan dengan sabun dan air, dan membersihkan daerah kemaluan dari arah depan ke belakang. Selain itu, mengonsumsi obat penambah darah untuk mencegah terjadinya anemia. Jika remaja sudah mengalami anemia maka di masa depan terutama ketika hamil, anak yang dikandungnya dapat mengalami stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan tinggi badan berada di bawah standar.

Berdasarkan data dari profil.batang.go.id tahun 2022 Desa Tumbrep yang menjadi salah satu lokasi KKN TIM II UNDIP 2023/2024 mengalami peningkatkan kasus stunting. Pada tahun 2021 kasus stunting di Tumbrep sebanyak 22,31% dan tahun 2022 sebanyak 25,81% yang artinya mengalami kenaikan sebesar 3,50%. Pada tahun 2023 Desa Tumbrep juga menjadi desa dengan lokus stunting dimana hal ini membutuhkan perhatian dan penanganan khusus,

Berangkat dari permasalahan tersebut, Mahasiswa KKN UNDIP TIM II 2023/2024 Fiza Zovanka Putri Cahyani dari Fakultas Kedokteran Program Studi Ilmu Keperawatan melaksanakan program penyuluhan “Harmoni Siklus: Program Pendampingan Menstruasi untuk Kesehatan Remaja Putri dalam Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini”. Kegiatan ini bertujuan agar para remaja mengetahui dan memahami menstruasi yang normal dan tidak normal, cara menjaga kebersihan diri ketika menstruasi, komplikasi akibat tidak menjaga kebersihan diri, dan pentingnya mengonsumsi obat penambahan darah untuk mencegah anemia dan stunting pada anaknya di masa depan.

Penyuluhan dilakukan pada Senin (29/07/2024) pukul 08.00 WIB di MTS Diya’ Al-Anwar, Desa Tumbrep kepada remaja putri kelas 7-9 yang berjumlah 20 siswi. Media yang digunakan adalah leaflet supaya peserta bisa memperhatikan dengan seksama dan bisa dibaca kembali ketika di rumah.

Pelaksanaan Penyuluhan Harmoni Siklus

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai pengertian menstruasi, faktor yang mempengaruhi menstruasi pertama, arti warna darah haid, ciri-ciri menstruasi normal dan tidak normal, cara menjaga kondisi tubuh, kebersihan diri dan akibat tidak menjaga kebersihan diri, serta terapi non farmakologis untuk mengurangi nyeri menstruasi. Mahasiswa KKN juga menjelaskan pentingnya minum tablet penambah darah ketika menstruasi untuk mencegah anemia sehingga ketika hamil anaknya tidak mengalami stunting. Setelah diberikan edukasi melalui penyuluhan. remaja diajak untuk mempraktikkan terapi akupresur Li4. Antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini cukup besar, dapat dilihat dari peserta yang mengajukan pertanyaan dan mempraktikkan terapi akupresur dengan semangat.

Dengan dilaksanakan penyuluhan ini diharapkan remaja menjadi sadar pentingnya menjaga kebersihan diri dan minum tablet penambah darah ketika menstruasi serta dapat mempraktikkan cara menjaga kebersihan diri dan terapi akupresur Li4 di rumah ketika mengalami nyeri haid.

Penulis : Fiza Zovanka Putri Cahyani (Fakultas Kedokteran, Program Studi Keperawatan, 2021)