Camat Komodo Temui Warga Manggarai Barat yang Pakai Fasilitas Umum untuk Jemuran
·waktu baca 2 menit

LABUAN BAJO - Mendengar ada warganya yang menyalagunakan fasilitas umum di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Yohanes Rinaldo Gampur, Camat Komodo terjun langsung lokasi pada, Kamis (6/1) malam.
Kedatangannya menemui warga pada malam hari itu tidak untuk memberikan sanksi atas perbuatan yang dilakukan oleh sebagain warganya di wilayah Kampung Baru, Desa Gorontalo, yang menjemur pakaian dan ikan asin pada pagar dan tempat duduk di area water front kawasan pantai Marina.
Namun kehadirannya untuk memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat di wilayah tersebut, agar menjaga dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun oleh Negara, demi kemajuan Pariwisata Labuan Bajo yang juga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Ya tadi malam setelah baca berita dan saya turun dengan dua orang teman dari kantor, untuk bertemu dengan warga disana, saya melakukan pendekatan dengan beberapa warga terkait pentingnya mendukung keberadaan fasilitas-fasilitas yang telah dibangun dengan cara menjaga dan merawatnya", ungkap Yohanes Gampur saat dihubungi media ini, Jumat (7/1).
Lebih lanjut, Yohanes Gampur, menjelaskan dirinya juga telah bertemu beberapa tokoh masyarakat dari kalangan muda, untuk mengajak bersama-sama mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga fasilitas yang telah dibangun ini.
"Dalam kesempatan saat itu juga tadi malam, saya bertemu dengan salah satu tokoh muda disana yang mana saya menyampaikan untuk kita bersama-sama memberikan edukasi atau ajakan kepada masyarakat agar menjaga fasilitas yang ada ini", ungkapnya.
Yohanes Gampur juga menyampaikan, dalam waktu dekat ini dirinya akan mengundang beberapa tokoh agama yaitu para Imam Masjid di wilayah tersebut, untuk bermusyawarah.
"Dalam hal ini, kami dari Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, tentunya kita butuh kerjasama dengan pihak lain seperti para Imam Masjid di wilayah tersebut. Dalam waktu dekat ini saya akan undang untuk duduk bersama agar nantinya bisa melakukan pendekatan- pendekatan kepada warga", tambanya.
Hal itu dilakukan menurutnya salah satu langka yang tepat agar kejadian tersebut tidak dapat terulang lagi dikemudian hari.
"Karena wilayah tersebut merupakan salah satu pusat kunjungan wisatawan dan masyarakat lokal," tutupnya
Sehingga perlu dirawat dan dijaga oleh masyarakat dan tentunya nanti akan membawa hal positif ditengah masyarakat khususnya yang tinggal disekitaran lokasi tersebut. Pihak Kecamatan juga akan terus melakukan evaluasi berkaitan edukasi yang telah diberikan kepada masyarakat sehingga adanya perubahan yang jauh lebih baik lagi.
