Konten Media Partner

Diduga Keracunan Usai Makan Jamur, 6 Warga Ladolaka, Sikka, Dirujuk ke Puskesmas

florespediaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keterangan foto: Korban keracunan usai makan Jamur mendapat perawatan intensif di Puskesmas Palue, Rabu (1/3/2023) malam.
zoom-in-whitePerbesar
Keterangan foto: Korban keracunan usai makan Jamur mendapat perawatan intensif di Puskesmas Palue, Rabu (1/3/2023) malam.

MAUMERE-Sebanyak 6 orang dari 3 keluarga diDesa Ladolaka, Kecamatan Palue merasa pusing dan mual usai konsumsi jamur dan dilarikan ke Puskesmas Rabu (1/3/2023) malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini bahwa ke-3 keluarga itu, rumah saling berdekatan dan sama sama mengkonsumsi jamur yang dijadikan lauk saat makan malam.

Usai makan jamur, 6 orang warga Ladolaka yang rumah bertetangga itu sekitar pukul 20.00 Wita, mulai merasa mual dan kepala terasa pusing.

Melihat 6 orang itu mengalami hal yang sama yakni merasa mual dan pusing, warga langsung membawa ke-6 orang itu ke Puskesmas Tuanggeo untuk mendapat perawatan medis.

Nista, salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas Tuanggeo yang menangani 6 orang warga yang diduga keracunan jamur membenarkan hal itu terjadi.

Nista menjelaskan bahwa 6 korban yang diduga keracunan jamur itu mengalami pusing, mual, muntah bahkan menceret saat dibawa warga ke Puskesmas Tuanggeo.

"Sekitar jam 7 malam, mereka dibawa ke Puskesmas. Gejala kepala pusing, mual, muntah dan menceret. Mereka dari 3 keluarga yang bertetangga," ujarnya.

Menurut Nista, ada 2 orang dewasa berusia 40 tahun. Selain itu usia 17 tahun satu orang,12 tahun 1 orang, 9 tahun 1 orang, dan anak usia 11 tahun 1 orang.

Dalam tindakan observasi medis, ke-6 orang korban yang diduga keracunan jamur itu dipasang infus karena kondisi korban dikhawatirkan semakin lemas.

Setelah beberapa saat dilakulan observasi oleh tenaga kesehatan pada Puskesmas, ke-6 korban berangsur angsur kembali pulih.

Kontributor : Athy Meaq.