Dua Nelayan Lembata Temukan Patung Bunda Maria di Tengah Laut
·waktu baca 2 menit

LEMBATA - Dua nelayan di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menemukan sebuah patung Bunda Maria di perairan Teluk Lewoleba pada Rabu (24/11) pagi.
Patung Bunda Maria itu, ditemukan terapung sekitar pukul 5.30 WITA di depan perairan antara Hotel Ayunisa, kota Lewoleba.
Mulanya, dua nelayan Rudi Keraf dan Hen Gowing Bataona, hendak menuju Pantai Waijarang untuk mancing ikan. Namun, tiba-tiba mereka melihat seperti seonggok kayu yang terapung. Keduanya akhirnya mendekati dan kaget sebab yang mereka temukan adalah patung Bunda Maria.
"Kami mau pergi mancing di Waijarang. Saat sudah berlayar menuju Waijarang, saya sedang perhatikan kayu-kayu terapung karena banyak yang terbawa banjir dan hanyut di laut. Saya tiba-tiba lihat ada kayu di depan, tapi agak aneh. Kami berdua mendekat, kami kaget. Ternyata patung Bunda Maria," ungkap Rudi Keraf dan Hen Gowing Bataona.
Menurut Rudi, patung tersebut dalam keadaan utuh dengan posisi mengarah ke atas. Di tangannya ada rosario (kontas) yang utuh dan tidak pudar.
Setelah mengangkat patung Bunda Maria ke atas perahu, mereka berdua memeluk, mencium dan berdoa.
"Puji Tuhan. Ini rezeki buat kami berdua. Tuhan itu baik berikan kami rezeki sebuah patung. Semoga membawa berkat," ungkap Rudi dan Hen.
Keduanya pun menyimpan patung dalam perahu dan lanjut memancing.
"Kami masih mancing No. Nanti kami habis mancing baru pulang," ucap Rudi.
Informasi yang dihimpun media, patung Bunda Maria tersebut untuk sementara waktu akan disimpan di rumah salah satu nelayan itu.
Banyak warga Lembata pun masih menaruh tanya, apakah patung Bunda Maria itu terbawa banjir sewaktu bencana Badai Seroja 4 April 2021 lalu ataukah ada petunjuk lain di luar kejadian tersebut.
"Kita semua tidak tahu, apakah ini petunjuk untuk sesuatu hal ataukah terbawa banjir saat bencana kemarin," ujar Sura Beda, salah satu warga Adonara yang kebetulan berada di Lewoleba, Rabu (24/11).
