Konten Media Partner

Eksotisme Batu Alam Ogor Paret di Pantai Selatan Kabupaten Sikka

florespediaverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto : Pantai Ogor Paret, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka,NTT. Foto : Athy Meaq
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Pantai Ogor Paret, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka,NTT. Foto : Athy Meaq

MAUMERE - Sebuah pantai dengan tekstur batu alam yang eksotik di Pantai Selatan Kabupaten Sikka, oleh masyarakat setempat dinamakan Ogor Paret.

Pantai Ogor Paret terdiri dari tekstur batu alam dengan beberapa warna itu, berada di Pantai Selatan, persis di Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, NTT.

Tekstur batu alam yang berada di pinggir Pantai Selatan itu, menyerupai kolom basal yang merupakan salah satu formasi batuan dengan bentuk paling unik di dunia.

Konon ceritanya batu-batu karang ini terbentuk karena proses vulkanik yang terjadi di masa lampau. Dimana antara tekstur batu alam dan yang lainnya itu saling terhubung membentuk formasi satu kesatuan yang unik dan indah.

Pantauan media ini tekstur batu alam Ogor Paret di Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, ada yang berbentuk menyerupai prisma, balok, tapak kaki bahkan sisik.

Selain itu memiliki ciri dan karakter serta warna yang berbeda beda, namun dalam satu kesatuan hamparan yang luas di pinggir Pantai Selatan Kabupaten Sikka.

Umumnya berwarna hitam-kehitaman, namun diselingi warna abu-abu, warna putih seperti batu kapur, warna merah dengan garis coklat kehitaman dan beberapa warna lainnya bercampur.

Jauh dari pinggir pantai di tengah sebuah karang yang indah itu, terdapat sebuah lubang menyerupai gua, menjorok ke arah darat dan di dalam nya terdapat deburan ombak.

Dinding gua itu berdiameter 2 - 5 meter, berwarna merah jingga bercampur pink kehijauan. Pancaran warna yang indah mengkilat pada saat diterpa deburan ombak yang berbuih putih bagai bunga salju.

Pemandangan ini sangat memanjakan mata setiap pengunjung, menyaksikan tekstur batu alam yang semua menampilkan keunikan lansekap bagi siapapun yang melihatnya.

Tekstur batu alam Ogor Paret, sejauh ini belum ada penelitian yang dilakukan untuk menyelidiki asal-usul batu karang yang unik dan menjadi daya tarik utama Ogor Paret.

Namun legenda setempat menyebutkan kalau batu tersebut adalah material letusan gunung api di masa lampau yang kemudian menjadi membentuk karang di pinggir Pantai.

Menikmati senja di Pantai Ogor Paret menjadi sebuah keistimewaan tersendiri yang tidak ditemukan di daerah lain di ataupun di belahan dunia lainnya.

Foto : Pantai Ogor Paret, Desa Waihawa, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka,NTT. Foto : Athy Meaq

Suasana yang masih alami dan jauh dari pemukiman warga, membuat burung camar leluasa terbang dan bercengkrama di bibir tebing menikmati deburan ombak.

Untuk mencapai Ogor Paret dari Kota Maumere, pengunjung bisa mengunakan roda dua atau lebih dengan jarak tempuh 1,5 jam perjalanan.

Lokasinya sedikit tersembunyi karena jauh dari pinggir jalan poros kecamatan, membuatnya sering disebut sebagai Pantai Rahasia (Secret Beach).

Pengunjung bisa memilih dua jalan masuk. Yakni melalui jalan setapak di pertigaan jalan dengan berjalan kaki, serta bisa menggunakan kendaraan di jalan yang baru dibuka hingga di pelataran parkir.

Herdiyanto salah satu dari sekelompok anak muda dari Kota Maumere yang ditemui di Pantai Ogor Paret mengaku kagum dengan keunikan batu alam Ogor Paret dan keindahan lautnya.

"Pantai ini unik dan indah sekali. Yang seperti ini tidak ada di daerah lain. Ada yang unik belum tentu indah dan sesuatu yang indah belum tentu unik, tapi Ogor Paret miliki keduanya," kata pria asal Jawa Timur itu.

Sayangnya pengunjung di Ogor Paret belum terlalu banyak, oleh karena akses jalan yang masih rusak, serta pelataran parkir dan sarana lainnya yang belum memadai.

Edy Djaro (40) warga sekitar Pantai Ogor Paret mengakui bahwa belum ada perhatian pemerintah dalam pengembangan destinasi wisata batu alam Ogor Paret.

"Belum dikelola oleh pemerintah. Hanya pemerintah desa yang baru buka jalan masuk itu juga baru gusur, sehingga berlumpur kalau hujan," ujarnya.

Edy berharap, agar pemerintah lebih memperhatikan akses transportasi menuju lokasi wisata di Kabupaten Sikka sebagai salah satu sektor pendapatan daerah.

Kontributor : Athy Meaq