Konten Media Partner

KADIN Sikka dan BTN Kupang Apresiasi Hadirnya Perumahan Gloria Regency

florespediaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keterangan foto:Pose bersama Bupati Sikka, pengurus KADIN Sikka, perwakilan BTN Kupang dan Direktur PT Maumere Putra Development saat peresmian perumahan ini, Sabtu (9/9/2023).
zoom-in-whitePerbesar
Keterangan foto:Pose bersama Bupati Sikka, pengurus KADIN Sikka, perwakilan BTN Kupang dan Direktur PT Maumere Putra Development saat peresmian perumahan ini, Sabtu (9/9/2023).

MAUMERE-Perumahan Gloria Regency yang dikembangkan oleh PT Maumere Putra Development (MPD) pada Sabtu (9/9/2023) pagi, diresmikan.

Pantauan media ini, tampak Bupati Sikka, Fransiskus R.Diogo dan Wakil Kepala BTN Kantor Cabang Kupang, Aryo Danar Dono dikalungi selendang oleh Direksi PT Maumere Putra Development (MPD), Evan Atuna, pada acara peresmian Perumahan Gloria Regency yang berlokasi di Kampung Waturia, Desa Waturia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka ini.

Ketua KADIN Sikka, Hari Japira mengatakan, KADIN Sikka mendorong anggotanya untuk berusaha khususnya di bidang perumahan ini.

"Kalau tidak ada putra daerah yang mau membangun, siapa yang membangun kabupaten ini. Kita sangat mendukung teman-teman pengusaha terutama yang di KADIN untuk berusaha di bidang perumahan, dimana saja. Maksudnya dengan memberikan sosialisasi, informasi dan jejaring agar mereka bisa berkembang," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BTN Kantor Cabang Kupang, Aryo Danar Dono mengungkapkan, pembangunan rumah di Perumahan Gloria Regency ini mendapatkan dukungan dari BTN Cabang Kupang dari sisi konstruksi maupun KPR nya.

Keterangan foto:Pose bersama pengurus KADIN Sikka saat peresmian Perumahan Gloria Regency, Sabtu (9/9/2023).

"BTN sangat senang sekali bisa memberikan kontribusi nyata untuk Kabupaten Sikka dengan membangun perumahan di tahap awal ada 160 unit," ungkapnya.

Lanjutnya, khusus untuk hari ini bagi yang tertarik mengambil rumah di Gloria Regency cukup dengan membawa KTP dan uang Rp 500 ribu.

Ia juga memcerikan sedikit terkait KPR subsidi untuk kredit perumahan. Menurut Aryo Danar Dono, KPR subsidi adalah bantuan pemerintah untuk kredit perumahan khusus untuk masyarakat yang berpenghiasilan rendah.

"Jadi kan kalau mau beli rumah harus penghasilan sekian-sekian, kalau disini kebalikannya untuk beli rumah subsidi maksimal gaji hanya Rp 8 juta. Di atas Rp 8 juta, tidak mendapatkan KPR subsidi," jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan rumah adalah kebutuhan yang paling dasar dari keluarga, dimana harus dahulu dimiliki sebelum kendaraan maupun aset lainnya.

Selain itu, Kata Aryo Danar Dono, dalam membeli rumah, janganlah dilihat kondisi perumahan yang saat ini masih sepi, tetapi lihatlah proyeksi 5 tahun ke depan akan berkembang maju.