Kapal Motor Tenggelam di Ende, 23 Penumpang Selamat, 1 Bayi Meninggal

ENDE- Musibah kapal motor tenggelam akibat hantaman gelombang tinggi terjadi di Kabupaten Ende, Sabtu (3/4) siang.
Kecelakaan laut ini dialami kapal KM Empat Bersaudara dengan jumlah penumpang 24 orang, yang menempuh rute Pulau Ende – Kampung Numba Basa Ende.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana kepada media ini, Sabtu (3/4) malam mengatakan Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima laporan dari Ibu Irmawati pada pukul 12.30 WITA.
Beliau melaporkan bahwa telah terjadi kecelakaan Kapal KM Empat Bersaudara, jenis kapal Kapal Ketinting, berwarna putih rute Pulau Ende – Kampung Numba Basa Ende dengan 24 penumpang," ungkap I Putu Sudayana.
Lanjutnya, konologi bermula pada pukul 11.15 WITA, saat kapal bergerak ke Kampung Numba, di tengah laut kapal naas tersebut diterpa ombak dengan ketinggian 1-2 meter. Sehingga air laut memenuhi lambung kapal dan akan tenggelam.
Melihat kapal hampir tenggelam, seluruh korban langsung melompat dan menyelamatkan diri.
Pasca mendapatkan informasi musibah kapal tenggelam ini, pihaknya memberangkatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari 2 orang Tim Rescue unit Siaga SAR Ende, Pos AL Ende 1 orang, Polairud Ende 1 orang menggunakan Rubber Boat 30 PK Unit Siaga SAR Ende, serta anggota Polsek Pulau Ende dan nelayan dengan menggunakan 20 perahu nelayan.
"Pada Pukul 13.10 WITA, seluruh penumpang berjumlah 24 orang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Ende," ungkapnya.
I Putu Sudayana merincikan dari 24 penumpang, 23 orang selamat dan 1 Orang bayi meninggal dunia.
Selain itu, 6 orang korban dirawat di Puskesmas Pulau Ende sedangkan 18 Orang dijemput oleh keluarga masing-masing.
I Putu Sudayana mengapresiasi setinggi-tingginya atas kerjasama yang baik kepada seluruh potensi SAR gabungan terutama Camat Pulau Ende beserta staf, Kapolsek Pulau Ende beserta staf dan nelayan Pulau Ende.
