Konten Media Partner

Keindahan Bawah Laut Pangabatang, Sikka, yang Memukau Wisatawan

florespediaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aneka terumbu karang indah di kedalaman laut perairan Pulau Pangabatang yang merupakan bagian dari kawasan Taman Wisata Alam Laut Teluk Maumere. Foto oleh: Jelo de Sang, Dive Guide Sikka.
zoom-in-whitePerbesar
Aneka terumbu karang indah di kedalaman laut perairan Pulau Pangabatang yang merupakan bagian dari kawasan Taman Wisata Alam Laut Teluk Maumere. Foto oleh: Jelo de Sang, Dive Guide Sikka.

Pulau Pangabatang yang berada di kawasan Tawan Wisata Alam Laut Teluk Maumere sudah lama terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Pesona keindahan alam bawah laut ini membuat 3 orang Traveler dari Jakarta dalam rangka mengisi waktu libur Lebaran ingin menyaksikan secara langsung.

Pada Senin (3/6) pagi, dengan menumpang kapal motor penumpang KM. Dua Putri dari Pelabuhan Nangahale, Desa Nangahale, kami pun berangkat menuju ke Pulau Pangabatang. Selain penumpang, kami membawa peralatan selam yang disewakan oleh Maumere Dive Comunity, sebuah komunitas para penyelam lokal Kabupaten Sikka.

Kami mengawali dengan mengunjungi Bukit Batu dan Jembatan Batu di Pulau Kojadoi, Desa Kojadoi yang berada tidak jauh dari Pulau Pangabatang, spot yang akan menjadi lokasi penyelaman.

Usia menikmati keindahan dan mengabadikan kunjungan dengan berbagai foto, kami melanjutkan kunjungan ke Pulau Pangabatang. Kurang lebih 15 menit perjalanan laut, tibalah kami di spot menyelam yang dituju.

Kapal pun melegoh jangkar persis di depan Pulau Pangabatang. Dari jarak 10 meter, terlihat hamparan pasir putih memanjang. Dengan dituntun oleh Dive Guide dari Maumere Dive Comunity, Jelo de Sang, ketiga Traveler dari Jakarta pun mulai mempersiapkan diri dan peralatan untuk menyelam.

Para penyelam yang akan menyelam di perairan Pulau Pangabatang, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT. Foto oleh: Mario WP Sina.florespedia/kumparan.com

Usai arahan singkat dari Dive Guide ini, mereka pun menceburkan diri ke dalam air laut. Tak berapa lama kemudian, mereka sudah menyelam di kedalaman perairan Pualu Pangabatang tersebut.

Kami pun menunggu ketiga Travaler dan seorang pemandu yang sedang menyelam ini. Karena air tampak jernih dan terang, dari atas kapal, kami dapat melihat aneka terumbu karang cantik dan ikan berwarna warni yang sedang bermain.

Kurang lebih 40 menit lamanya, mereka muncul kembali di permukaan. Karena waktu sudah cukup siang, kami memutuskan untuk makan siang bersama dahulu baru melanjutkan aktivitas menyelam.

Salah seorang penyelam yang tengah menikmati keindahan bawah laut perairan Pulau Pangabatang. Sumber foto: Istimewa.

Ade Yunita Rizabani Pembonan mengatakan untuk spot diving di Pulau Pangabatang lumayan keren walaupun jenis ikan tidak terlalu banyak. Kendati demikian, setelah memasuki 3 meter pemandangan di dalam bagus sekali.

“ Koral kelihatan, terumbu karangnya hidup. Ikan berwarna –warna bahkan kami ketemu hiu black tip. Tidak salah liburan lebaran saya di Maumere kali ini,” ungkap Ade, demikian ia disapa.

Terumbu karang dan aneka ikan di perairan Pulau Pangabatang. Sumber foto : Istimewa.

Carmelita, penyelam lainnya mengatakan dirinya sendiri adalah orang asli Maumere tetapi sudah meninggalkan Maumere 20 tahun lebih. Ia sudah menyelam kedua kalinnya di spot selam Pangabatang dan menyelam kali ini membawa serta dengan kamera sehingga banyak mengabadikan keindahan bawah laut Teluk Maumere.

Menurut Carmelita, perairan Teluk Maumere terutama pada spot diving Pulau Pangabatang masih alami dengan tingkat kecerahan dalam air yang baik sehingga sangat cocok untuk mengambil foto berbagai biota laut yang ada.

Lanjutnya, selain terumbu karang, dirinya juga menjumpai ikan leaf fish. Ikan yang memiliki perawakan unik, bagian kepalanya “berjambul” mirip helm tentara Romawi.

Selain itu , ada juga ikan clonwn fish atau yang lebih dikenal dengan nama ikan nemo yang seperti menari-nari di atas anemon.

clown fish atau yang lebih dikenal dengan ikan nemo yang seperti menari-nari diatas anemon di perairan Pulau Pangabatang. Sumber foto: Istimewa.

Guide Dive, Jelo de Sang mengungkapkan spot diving yang terkenal di kawasan Tawan Wisata Alam Laut Teluk Maumere adalah di Pulau Babi, Pulau Pangabatang, Pulau Besar, Pulau Dambilah, Pulau Permaan, dan Pulau Pemana Besar.

Menurutnya, dari berbagai spot diving, salah satu yang fenomenal adalah bekas patahan peristiwa tsunami 1992 di dekat perairan Pulau Babi yang dapat dilihat di bawah laut. Patahan tsunami di kedalaman 10-16 meter kini ditumbuhi banyak koral yang cantik.

“ Dinding patahan bawah laut ini saat matahari bersinar, kita bisa melihat terang berbagai koral laut cantik,” ungkap Jelo de Sang.

Lanjutnya, jika tidak dapat mengunjungi secara penuh berbagai spot diving, dirinya merekomendasikan untuk salah satunya menyelam di perairan Pulau Pangabatang yang saat diselam memiliki tingkat visibility yang luar biasa, cerah dan memiliki biota laut yang bervariasi. (FP-01).