KM Sirimau Kandas di Perairan Lembata, Manajemen PT Pelni Minta Maaf
·waktu baca 2 menit

MAUMERE - Manajemen PT Pelni (Persero) akhirnya memberikan penjelasan terkait kandasnya KM Sirimau di perairan laut Ile Ape, Kabupaten Lembata tepatnya di perairan Desa Palilolon, Selasa (17/5) siang.
Idayu Adi Rahajeng, Manager Humas dan Kelembagaan PT PELNI (Persero) dalam keterangannya kepada media ini menjelaskan bahwa PT PELNI (Persero) sebagai operator atas kapal-kapal penumpang yang diamanahkan Pemerintah (Kementerian Perhubungan) senantiasa berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik guna kenyamanan dan keamanan penumpang selama berlayar.
"Atas kejadian kandasnya KM Sirimau PT PELNI (Persero) memohon maaf dan melalui Management Response Team (MRT) berkoordinasi juga kepada Kepala Cabang setempat dan pihak-pihak terkait lainnya guna memantau kondisi kapal untuk dapat segera lepas kandas serta untuk penanganan selanjutnya," tulis Idayu Adi Rahajeng, Manager Humas dan Kelembagaan PT PELNI (Persero) dalam keterangannya kepada media ini, Selasa (17/5) malam.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa sebagai langkah antisipatif manajemen atas kandasnya KM Sirimau, PT PELNI (Persero) akan memperbantukan KM Gandha Nusantara 14 untuk membantu proses olah gerak lepas kandas KM. Sirimau.
4Seluruh penumpang di atas kapal berjumlah 784 penumpang)dan kru KM Sirimau ini dalam keadaan sehat dan selamat.
Seluruh penumpang mendapatkan pelayanan yang disediakan di atas kapal dan tercukupi kebutuhannya.
PT PELNI (Persero) selalu siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh pengguna jasa guna terwujudnya konektivitas di Indonesia.
