Letusan Bawah Laut Bukan Aktivitas Gunung Api Tapi Parasit Gunung Ile Werung
·waktu baca 2 menit

LEMBATA - Peristiwa bualan yang terjadi di permukaan laut pada Senin 28 November 2021 kemarin bukan berasal dari letusan gunung api baru bawah laut melainkan Parasit dari gunung berapi Ile Werung.
Demikian dikatakan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ile Werung, Wilson Wuri Wutun, Selasa (30/11) di PPGA, di kecamatan Atadei.
"Disisi lain saya pertegas bahwa tidak ada muncul gunung baru namun kejadian Bualan kemarin merupakan Parasit dari gunung berapi Ile Werung yang bernama Watirar," ujar Wuri Wutun.
Menurut Wuri Wutun, Watirar merupakan parasit Ile Werung yang sudah ada sejak tahun 1980-an dan kembali mengalami bualan pada Minggu 28 November 2021.
"Tepat genapnya 1 tahun erupsi Ile Lewotolok terjadi kejadian Bualan ini," ungkap Wuri Wutun.
Akibat adanya bualan Watirar itu, PPGA menaikan status gunung berapi Ile Werung dari level I (normal) ke level II (waspada).
Terhadap fenomena alam ini, pihak PPGA Ile Werung menghimbau agar masyarakat di sekitar kawasan gunung berapi Ile Werung selalu waspada karena Watirar yang merupakan Parasit Ile Werung alami aktivitas vulkanik.
PPGA Ile Werung juga merekomendasikan agar masyarakat menghindari aktivitas di sekitar pantai di sekitar area lokasi bualan dan menghindari berlayar atau melaut di sekitar area tersebut untuk mengantisipasi potensi perubahan atau kenaikan muka air laut.
Hingga kini PPGA Ile Werung terus melakukan pemantauan dan evaluasi aktivitas kompleks Gunung Api Ile Werung dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat guna melakukan sosialisasi.
