kumparan
26 Mei 2019 18:29 WIB

Pesona Wisata Air Terjun Ogi di Ngada, NTT, yang Memikat Wisatawan

Air Terjun Ogi di Kelurahan Fobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi NTT. Foto oleh: Adeputra (florespedia/kumparan.com)
Kabupaten Ngada merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kabupaten ini terkenal akan panorama keindahan alam dan jejak wisata budayanya, seperti Gunung Inerie, Kampung Bena (kampung adat tertua di Pulau Flores), Taman Laut 17 Pulau Riung, dan Air Panas Mengereuda.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, Kabupaten Ngada juga memiliki wisata alam air terjun yang terletak di Kelurahan Fobata, Kecamatan Bajawa, yaitu Air Terjun Soaseso, atau akrab dikenal di kalangan wisatawan dengan sebutan Air Terjun Ogi.
Jarak dari Kota Bajawa ke tempat wisata ini kurang lebih 8 kilometer, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Medan yang harus ditempuh adalah jalanan menurun dan tanjakan.
Semakin dekat dengan lokasi, pengunjung harus menelusuri jalan tak beraspal sepanjang kurang lebih 1 kilometer, lantaran objek wisata ini cukup jauh dari jalan raya. Namun lelah tak kan terasa karena pengunjung dapat menikmati keasrian hamparan sawah yang indah sebelum tiba di lokasi.
Pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang Air Terjun Ogi. Sumber foto: Istimewa.
Untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Ogi, pengunjung diwajibkan membeli karcis seharga Rp 5.000 per orang sebelum memasuki lokasi.
ADVERTISEMENT
Jika telah tiba di air terjun, mata kita seakan dihipnotis dengan bentang indah air terjun yang jatuh dari ketinggian 80 meter. Air terjun seperti tersembul keluar dari balik pepohonan hijau dan jatuh pada kolam yang cukup luas untuk tempat pengunjung berenang.
Berjarak sepelemparan batu dari kolam air terjun, tersedia pondok bagi pengunjung untuk sekadar melepas lelah atau menghabiskan makan siang bersama sambil menikmati bunyi gemericik air terjun. Dari 4 buah pondok yang tersedia, 2 pondok memiliki atap, sedangkan 2 pondok lain hanya ada tempat duduk dan meja.
Sambil berdiri di pagar pembatas antara kolam air terjun dan pondok, pengunjung bisa mengabadikan momen kunjungan dengan berswafoto atau foto bersama dengan latar air terjun yang deras mengalir jatuh dari ketinggian tebing.
Pengunjung yang berdiri di salah satu pondok di objek wisata alam Air Terjun Ogi. Foto oleh: Adeputra (florespedia/kumparan.com)
Untuk diketahui, derasnya aliran air terjun juga dimanfaatkan oleh PLN setempat sebagai mesin pembangkit listrik bertenaga air yang memberi aliran listrik ke rumah warga sekitar. Selain sebagai pembangkit listrik, aliran air tersebut juga dimanfaatkan sebagai irigasi lahan persawahan warga sekitar.
ADVERTISEMENT
Aristo Yolan Safio, salah satu pengunjung, mengaku bahwa mengunjungi objek wisata Air Terjun Ogi sangatlah menyenangkan. Pasalnya, airnya yang turun begitu indah dan tampak menakjubkan bagi pengunjung.
"Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi bagi seluruh masyarakat," ujar Aristo kepada florespedia, Jumat (24/5).
Sementara itu, Imelda Nou, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi air terjun itu, mengatakan objek wisata Air Terjun Ogi dikelola oleh warga Kampung Hubomaro yang berada di lokasi wisata.
Imelda Nou mengatakan, hasil penjualan karcis ke pengunjung akan dibagi tiga, di antaranya untuk pemilik tanah yang di lokasi air terjun, kelompok pariwisata di Kampung itu, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada.
"Untuk menata tempat wisata ini yakni warga Kampung Hubomaro sendiri. Di sekitar lokasi air terjun juga ada 4 rumah warga," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Jika Anda berkunjung ke NTT, sempatkanlah mengunjungi Air Terjun Ogi. Air terjun yang tampak indah dan mampu memikat hati siapa saja yang melihatnya. Suara derasnya mampu menentramkan relung jiwa.
(FP- 07).
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan