Konten Media Partner

PT KCBS Maumere Ekspor Perdana Ikan Cakalang Asap 20 Ton ke Korea Selatan

florespediaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Pelepasan ekspor ikan cakalang asap perdana pasca pandemi COVID-19 oleh Bupati Sikka bersama Wakil bupati Sikka, Jumat (24/7/2929) pagi.Foto: istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Pelepasan ekspor ikan cakalang asap perdana pasca pandemi COVID-19 oleh Bupati Sikka bersama Wakil bupati Sikka, Jumat (24/7/2929) pagi.Foto: istimewa.

MAUMERE - PT. Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) salah satu perusahaan pemasaran, penjualan dan pendistribusian ikan hasil tangkapan nelayan Flores, pada Jumat (24/7/2020) pagi melakukan ekspor ikan cakalang asap.

Ekspor ikan cakalang asap ini dilakukan perdana pasca pandemi COVID-19. Ekspor ikan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo bertempat di halaman kantor PT. KCBS di Kelurahan Hewuli, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka, Paulus Bangkur mengatakan ekspor yang berlangsung hari ini oleh PT.KCBS merupakan ekspor perdana. Yang dieskpor hari ini adalah jenis ikan cakalang asap sebanyak 20 ton ke negara Korea Selatan.

Lanjut Paulus Bangkur, ekspor perdana ini melalui Surabaya kemudian ke Singapura dan setelah itu ke Korea Selatan.

Dikatakannya, 20 ton ikan cakalang asap ini kalau dikonversi ke ikan basah sebanyak 60 ton.

Sesuai informasi dari direktur perusahaan, nilai ekspor ikan cakalang asap ini sekitar Rp.3 miliar.

"Ini pengiriman ekspor perdana pasca kita ditetapkan zona hijau," ungkap Paulus Bangkur.

Ia menambahkan, sumber ikan ekspor ini adalah dari nelayan Kabupaten Sikka, dimana perusahaan membangun pola kemitraan dengan nelayan.

"Mereka punya mitra nelayan. Kapal pemancing cakalang itu ada 25, kemudian kapal pemancing yang kecil ada 42. Perusahaan ini tidak punya kapal, yang punya kapal itu nelayan. Perusahaan bermitra dengan nelayan dengan menyediakan perbekalan," ungkap Paulus Bangkur.

Ia menambahkan pada 28 Juli mendatang, PT.KCBS akan melakukan ekspor kali kedua jenis ikan tuna sashimi dengan negara tujuan Jepang.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan pengembangan sektor perikanan di wilayah Kabupaten Sikka, akan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah.

“Sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan ekonomi produktif masyarakat nelayan, pemerintah daerah akan senantiasa mendukung setiap upaya pihak perusahaan dalam mengembangan perikanan di wilayah ini,” ungkap Bupati Sikka.

Ia berharap dengan kehadiran perusahaan ikan ini, diharapkan ekonomi masyarakat nelayan Sikka akan semakin maju.

Direktur PT. KCBS, Theodorus Erfianus Ujihon, S.Fil mengatakan pengiriman perdana ini dilakukan setelah masa lockdown akibat adanya pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia.

Pihaknya berharap, ke depannya ekspor ikan ini akan berjalan terus dan lancar. Dalam rencana PT.KCBS, akhir bulan Juli ini akan dikirim lagi ke negara tujuan yang sama.

“Bagi kami, akan tetap menerima hasil produksi ikan dari masyarakat. Saat ini memang ada dua daerah yang menjadi penerimaan bagi kami, yakni Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur. Namun, lebih banyaknya dari Kabupaten Sikka,” ungkap Direktur KCBS.